Jakarta,REDAKSI17.COM – Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis daftar 20 nama calon ADK yang telah melakukan dan lolos seleksi tahap I.
Beberapa nama beken masuk dalam daftar tersebut. Hanya saja, nama-nama yang beredar sebelumnya yang digadang-gadang jadi calon bos OJK baru sama sekali tidak masuk daftar, misalnya Anggota DPR RI Misbakhun ataupun Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Nama beken yang masuk daftar mulai dari mantan Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak, mantan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, hingga pejabat sementara Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi.
Seleksi DK OJK dilakukan setelah tiga pejabat tinggi OJK mengundurkan diri bersamaan akhir Januari 2026 yang lalu usai bursa saham babak belur. Seleksi bakal dilakukan untuk menggantikan tiga posisi kosong tersebut.
Sebanyak tiga sosok itu adalah Mahendra Siregar yang undur dari jabatan Ketua DK OJK Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara yang mundur dari jabatan Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, dan Inarno Djajadi mundur dari jabatan Kepala Dewan Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (PMDK).
Kini 20 Calon Pengganti ADK OJK yang telah lulus Seleksi Administratif wajib mengikuti seleksi berikutnya yang terdiri atas Masukan Masyarakat, Penelusuran Rekam Jejak, Asesmen, Pemeriksaan Kesehatan, dan Wawancara.
Dalam rangka menjaga kualitas peserta dalam proses seleksi, masyarakat pun diminta berpartisipasi untuk memberikan masukan dan informasi mengenai integritas, rekam jejak, dan perilaku Calon Pengganti ADK OJK yang lulus seleksi tahap I.
Masukan dan informasi kepada Panitia Seleksi dapat dikirim melalui laman resmi https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id . Menu aspirasi telah disiapkan dalam situs tersebut dan dapat diakses mulai tanggal 4 Maret 2026 sampai dengan tanggal 26 Maret 2026 pukul 23:59 WIB.
20 Nama Calon ADK OJK:
Adi Budiarso – Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
Agus Sugiarto – Komisaris Independen, PT Danantara Asset Management
Anton Daryono – Direktur Eksekutif / Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia
Ary Zulfikar – Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan
Bambang Mukti Riyadi – Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan
Boby Wahyu Hernawan – Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
Danu Febrianto L Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan
Darmansyah – Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
Dhani Gunawan Idat – Komisaris Utama, BPRS HIK Parahyangan
Dicky Kartikoyono – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia
Dwityapoetra Soeyasa Besar – Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan
Friderica Widyasari Dewi – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan
Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan
Hernawan Bekti Sasongko – Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan
Hidayat Prabowo – Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah
Iskandar Simorangkir – Wakil Ketua, Badan Supervisi Bank Indonesia
Lasmaida Gultom – Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015-2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti)
Orias Petrus Moedak – Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics
Pahala Nugraha Mansury – Komisaris Utama, Danantara Investment Management
Rizal Ramadhani – Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan





