Home / Wisata dan Kuliner / Kuliner Khas Jogja Saat Lebaran

Kuliner Khas Jogja Saat Lebaran

Kalau kamu sedang mencari inspirasi menu Lebaran yang autentik, kuliner khas Yogyakarta bisa jadi pilihan yang tepat. Dari hidangan utama yang kaya rempah sampai camilan tradisional yang bikin tamu betah duduk berlama-lama, semuanya ada. Berikut 14 kuliner khas Jogja yang sayang untuk dilewatkan di meja makan Lebaranmu tahun ini.

Hidangan utama

Gudeg

Gudeg (commons.wikimedia.org/Riza Nugraha)

1. Gudeg

Mana bisa bicara kuliner Jogja tanpa menyebut gudeg? Hidangan berbahan dasar nangka muda yang dimasak berjam-jam dengan santan dan gula jawa ini sudah jadi ikon kuliner Yogyakarta sejak lama. Rasanya yang manis dan gurih cocok disantap bersama nasi hangat, krecek, dan ayam kampung. Di momen Lebaran, gudeg selalu punya tempat istimewa di meja makan keluarga Jogja.

2. Ayam Ingkung

Kalau kamu ingin hidangan yang punya nilai filosofis sekaligus lezat, ayam ingkung jawabannya. Ayam kampung utuh yang dimasak dengan bumbu rempah lengkap — kunyit, serai, daun salam, dan santan — ini sudah lama hadir di berbagai hajatan dan kenduri masyarakat Jogja. Menyajikan ingkung di meja Lebaran bukan sekadar soal rasa, tapi juga soal tradisi.

3. Tengkleng Kambing

Lebaran identik dengan daging kambing, dan tengkleng adalah salah satu cara terbaik mengolahnya. Berbeda dari gulai, kuah tengkleng lebih encer dengan cita rasa rempah yang kuat. Tulang-tulang kambing yang dimasak hingga empuk inilah yang bikin hidangan ini selalu ramai peminat, terutama di wilayah Solo-Jogja.

4. Mangut Lele

Buat kamu yang suka pedas, mangut lele khas Bantul wajib masuk daftar. Ikan lele yang diasap kemudian dimasak dengan kuah santan pedas berbumbu ini punya cita rasa yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain. Cocok jadi variasi lauk di tengah dominasi daging saat Lebaran.

Pelengkap dan Lauk

Ilustrasi oseng mercon paru (freepik.com/KamranAydinov)

Ilustrasi oseng mercon paru (freepik.com/KamranAydinov)

5. Sambal Goreng Krecek

Hampir tidak ada meja Lebaran di Jogja yang lengkap tanpa sambal goreng krecek. Kulit sapi yang dimasak dengan tempe, tahu, dan cabai dalam kuah santan ini punya rasa gurih pedas yang nagih. Pasangannya? Tentu saja gudeg dan nasi putih hangat.

6. Oseng-oseng Mercon

Bagi kamu yang doyan makanan pedas level tinggi, oseng-oseng mercon siap jadi tantangan. Hidangan berbahan daging dan tulang muda yang dimasak dengan cabai rawit melimpah ini memang bukan untuk yang tidak tahan pedas. Tapi kalau sudah cocok, susah berhenti.

7. Tengkleng Rica-rica

Masih dari olahan kambing, tengkleng versi rica-rica menawarkan profil rasa yang lebih segar dan pedas. Cocok jadi variasi bagi tamu yang bosan dengan olahan kambing berkuah santan.

8. Baceman Tahu Tempe

Sederhana, murah, tapi selalu dirindukan. Tahu dan tempe yang direndam dalam bumbu bawang putih, ketumbar, dan gula merah lalu digoreng garing ini jadi lauk pendamping yang hampir selalu ada di rumah-rumah Jogja saat Lebaran.

Kue dan Camilan

ilustrasi jadah tempe (commons.wikimedia.org/Okkisafire)

ilustrasi jadah tempe (commons.wikimedia.org/Okkisafire)

9. Bakpia

Oleh-oleh khas Jogja ini juga cocok jadi camilan untuk tamu Lebaran. Bakpia pathok dengan isian kacang hijau, cokelat, atau keju tersedia dalam berbagai pilihan. Praktis dan selalu habis duluan di meja tamu.

10. Geplak

Camilan tradisional khas Bantul ini terbuat dari parutan kelapa dan gula yang dibentuk bulat-bulat berwarna-warni. Rasanya manis legit dan cocok dinikmati bersama teh atau kopi di sela-sela silaturahmi.

11. Jadah Tempe

Kombinasi jadah — ketan putih yang lembut — dengan tempe bacem berbumbu manis ini adalah camilan khas Kaliurang yang sering dihidangkan saat pagi hari. Tekstur kenyal jadah yang berpadu dengan gurihnya tempe bacem memang susah ditolak.

12. Wingko Babat

Kue berbahan dasar kelapa parut dan ketan ini punya tekstur kenyal dengan rasa manis gurih. Cocok jadi teman ngobrol bareng keluarga sambil menunggu waktu makan siang tiba.

Minuman

ilustrasi wedang uwuh

ilustrasi wedang uwuh (commons.wikimedia.org/M Joko Apriyo Putro)

13. Wedang Uwuh

Minuman rempah khas Imogiri ini terdiri dari campuran jahe, kayu secang, cengkih, dan daun pala. Warnanya merah menyala dan rasanya hangat melegakan. Pas banget dihidangkan untuk tamu di pagi hari atau malam hari saat Lebaran.

14. Es Dawet Ireng

Kalau siang hari mulai terasa panas, es dawet ireng bisa jadi penyelamat. Dawet berwarna hitam dari abu merang ini disajikan dengan kuah santan dan gula aren yang manis. Segar, unik, dan khas wilayah Jogja-Purworejo.

Dan jangan lupa saat atau mau ke Jogja jika ada kendala di Armada jangan lupa 087849378899

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *