Gerbang Tol Cikampek Utama/Foto: Irvan Maulana
Jakarta,REDAKSI17.COM – Gerbang Tol Cikampek Utama memegang peran penting sebagai gerbang yang menerima arus kendaraan dari Tol Trans Jawa menuju Jakarta saat arus balik Lebaran. Terlebih lagi dengan adanya pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional dari Tol Batang-Semarang hingga Tol Jakarta-Cikampek.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) selaku operator utama Tol Jakarta-Cikampek menambah gardu pada dominasi arus kendaraan ke arah Jakarta. Sekitar 22 gardu gerbang tol disiapkan di GT Cikampek Utama arah Jakarta sebagai antisipasi lonjakan pengguna tol.
“JTT mengoptimalkan pengoperasian gardu transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan 22 gardu melayani arah Jakarta dan 8 gardu melayani arah Trans Jawa. Pengaturan ini dilakukan untuk memperlancar distribusi kendaraan yang menuju Jakarta pada periode arus balik Lebaran,” ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).
Selain menambah gardu tol, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 (Cikatama 8) untuk menerima arus kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta yang dapat digunakan apabila terjadi peningkatan volume lalu lintas. Pengoperasian gerbang tol ini diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta hasil koordinasi dengan Kepolisian.
Disiapkan juga 19 unit Mobile Reader (MR) di Gerbang Tol Cikampek Utama guna mempercepat proses transaksi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan. Selain itu, JTT menyiagakan petugas operasional di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan proses transaksi di gerbang tol berjalan optimal.
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas guna memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik selama periode arus balik.
“JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa yang akan melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol,” kata Ria.





