MAKASSAR,REDAKSI17.COM – Forum kebersamaan berbasis kedaerahan memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring sosial sekaligus membangun kesamaan visi dalam mendorong kemajuan daerah. Pertemuan lintas tokoh dan masyarakat dalam ruang seperti ini kerap menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Nuansa tersebut terlihat dalam Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) yang digelar di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (24/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi warga Barru di Sulawesi Selatan, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi dan pertukaran gagasan pembangunan.
Dalam forum tersebut, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menilai Abdul Hayat Gani memiliki kekuatan politik yang dapat menjadi modal dalam mendorong pembangunan daerah ke depan.
“Kakanda sekarang sudah punya senjata karena Ketua Perindo,” kata Andi Ina.
Penilaian tersebut mencerminkan adanya ekspektasi terhadap peran Abdul Hayat Gani dalam mengoptimalkan posisi dan jejaring yang dimiliki untuk kepentingan pembangunan daerah. Keterlibatan dalam ruang-ruang strategis dinilai membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antar berbagai elemen.
Menanggapi hal itu, Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menegaskan bahwa pertemuan KKDB menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan semangat kebersamaan masyarakat Barru.
“Ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh warga Barru se-Sulsel,” kata Abdul Hayat Gani.
Lebih dari sekadar pertemuan rutin, forum ini juga diisi dengan berbagai diskusi yang mengarah pada penguatan kolaborasi dalam membangun daerah. Pertukaran pandangan antar tokoh menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah bersama yang lebih terarah.
“Ini adalah wadah bersama dalam mewujudkan cita-cita daerah,” lanjutnya.
Pengalaman panjang Abdul Hayat Gani dalam berbagai posisi strategis menjadi bekal dalam melanjutkan kontribusi di ruang publik. Dengan keterlibatan aktif dalam organisasi dan partai politik, dia diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.





