Home / Olahraga / 5 Rider Indonesia Pendahulu Veda Ega di Ajang GP

5 Rider Indonesia Pendahulu Veda Ega di Ajang GP

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pebalab Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah dengan finis ketiga di Moto3 Brasil. Selain Veda, ini daftar rider Indonesia yang pernah berkecimpung di ajang GP.
Veda Ega berhasil menjadi sorotan dalam dua seri Moto3 2026. Usai finis di Moto3 Thailand, rider Honda Team Asia ini meraih podium ketiga di Moto3 Brasil.

Pemuda berusia 17 tahun itu mampu finis di bawah Maximo Quiles dan Adrian Fernandez, dengan selisih waktu hanya +4.315 detik dengn Quiles.

Selain Veda Ega, terdapat beberapa pebalab MotoGP Indonesia yang pernah meramaikan ajang balap internasional. Salah satunya bahkan pernah bermain di laga yang sama dengan Marquez.

Berikut deretan pebalab MotoGP Indonesia yang pernah bermain di ajang balapan internasional:
1. Dimas Ekky Pratama
Pebalab asal Depok, Dimas Ekky Pratama pernah meramaikan ajang Moto2 pada tahun 2017. Sayangnya, ia tidak dapat menyelesaikan lomba akibat kecelakaan.

Setahun berikutnya, Dimas meraih kesempatan untuk bersaing di kancah internasional menggantikan Bo Bendsneyder yang tidak bisa bertanding karena cedera.

Dalam klasemen musim 2017, Dimas start sebanyak 14 kali.

2. Rafid Topan Sucipto
Pebalab asal Jakarta, Rafid Topan Sucipto pernah mendapatkan kesempatan tampil di ajang Moto2 di GP Malaysia pada tahun 2018 untuk menggantikan Stefano Manzi yang cedera.

Rafid Topan tampil di Moto2 bersama tim asal Swiss, Forward Racing. Dalam ajang tersebut, ia berhasil finis di peringkat 26.

Sebelum berlomba di GP Malaysia, Rafid Topan juga pernah merasakan persaingan ketat di Moto 2 di GP Valenci pada tahun 2012. Saat itu, ia berhasil finish di posisi ke-30.

3. Mario Suryo Aji
Mario Aji dikenal sebagai salah satu pebalab Indonesia yang populer saat ini. Ia lahir di Magetan pada 16 Maret 2004 dan tercatat pernah tampil di Grand Prix Mandalika 2023 bersama Honda Team Asia.

Saat itu, ia telah menjadi pebalab Moto3. Saat ini, Mario Aji bergabung dengan Honda Team Asia dengan nomor motor 62. Di klasemen musim 2022, ia start sebanyak 36 kali dan berada di urutan ke-26 dengan 5 poin.

4. Doni Tata Pradita
Doni Tata Pradita dikenal sebagai pebalab Indonesia yang sudah menggeluti dunia balap sejak kecil. Doni Tata tercatat pernah tampil di Moto2 bersama Federal Oil Gresini di tahun 2016 dan berlanjut dengan Tech 3 atau satelit KTM.

Semasa kariernya, Doni Tata berhasil memenangkan kejuaraan Yamaha Asean Cup pada tahun 2003 dan 2004.

Ia turun di kejuaraan dunia pertama kali pada tahun 2005 untuk kelas 125cc usai mendapat wildcard di GP Malaysia.

Pada tahun 2008, ia naik kelas ke 250cc bersama Yamaha. Selama kariernya di kejuaraan dunia 250cc, Doni Tata start sebanyak 17 kali dengan 1 poin, ia finish sebanyak 28 kali.

Sementara di masa aktif tahun 2005-2006, Doni Tata start sebanyak dua kali.

5. Andi Farid Izdihar
Pebalab asal Sulawesi Selatan, Andy Farid Izdihar menjadi sosok yang meneruskan kiprah Dimas Ekky Pratama di Honda Team Asia.

Dalam catatan prestasinya, ia berhasil menjadi pebalab Indonesia pertama yang mengikuti kejuaraan dunia Grand Prix selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2020 di Moto2 dan kelas Moto3 di tahun 2021.

Selama karirnya di Moto2, Andi Farid tercatat start sebanyak 16 kali dan menang sebanyak 4 kali.

Sementara di Moto3 pada tahun 2021, Andi Farid tercatat start sebanyak 17 kali dan meraih total 4 poin.

Di tahun 2019, ia juga pernah berlomba di Sirkuit Misano dan menjadi pijakan pertamanya di dunia balap internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *