Kicik daging sapi adalah kuliner khas Yogyakarta (terutama Gunungkidul) berupa olahan daging sapi berbumbu bacem manis-gurih yang dimasak perlahan hingga kuah menyusut kering. Masakan ini menggunakan bumbu rempah seperti ketumbar, kemiri, kunyit, gula jawa, dan kecap manis, seringkali ditambahkan santan untuk menciptakan tekstur legit dan empuk.
Ciri Khas Kicik Daging:
- Tekstur: Daging sangat empuk dengan bumbu yang meresap sempurna karena teknik memasak slow cooking (diungkep).
- Rasa: Manis, gurih, dan aromatik (hasil campuran ketumbar dan gula Jawa).
- Tampilan: Berwarna coklat gelap pekat, menyerupai semur tetapi lebih kering dan tidak berkuah encer.
- Bahan Utama: Sering menggunakan tetelan atau daging berlemak agar hasilnya lebih gurih.
Cara Membuat Kicik Daging Khas Jogja (Secara Umum):
- Persiapan: Potong daging sapi (500 gr) sesuai selera. Haluskan bumbu: bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, jahe, lada.
- Menumis: Tumis bumbu halus dengan minyak secukupnya, masukkan daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga wangi.
- Mengungkep: Masukkan daging, aduk hingga berubah warna. Tambahkan gula jawa, garam, kecap manis, dan santan (opsional/sedikit saja).
- Memasak: Tutup wajan dan masak dengan api kecil hingga air menyusut dan daging empuk (sekitar 30-60 menit).
- Penyajian: Masak hingga kuah benar-benar habis atau tersisa sedikit (nyemek), angkat dan taburi bawang goreng.
Kicik daging sangat cocok disajikan dengan nasi hangat dan sering menjadi menu andalan saat Idul Adha atau acara keluarga di Yogyakarta.
Jelajah wisata dan kuliner Jogja ? hub 087849378899





