Home / Olahraga / Cedera Redam Semangat Menggebu Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia

Cedera Redam Semangat Menggebu Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia

Jakarta,REDAKSI17.COM – Timnas Indonesia harus kehilangan Mauro Zijlstra di momen krusial. Cedera menghentikan langkah striker muda itu, tepat setelah ia menunjukkan semangat menggebu lewat gol perdananya.
Mauro jadi bagian dari kemenangan 4-0 Indonesia atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (27/3/2026). Ia mencetak gol keempat pada menit ke-74, hanya tiga menit setelah masuk menggantikan Ramadhan Sananta.

Umpan terobosan Joey Pelupessy disambut Mauro dengan tenang. Sepakan mendatarnya mengarah ke sisi kiri gawang dan tak mampu dibendung lawan.

Usai pertandingan, Mauro mengaku sangat bahagia bisa mencetak gol untuk Merah Putih. Apalagi sebagai pemain muda.

“Pertama-tama, saya sangat senang dengan gol saya. Mencetak gol untuk negara adalah sebuah mimpi,” ujar Mauro, seperti dikutip situs resmi operator BRI Super League, iLeague.

Ia juga menyadari masih perlu meningkatkan performanya setelah pulih dari cedera sebelumnya. “Saya ingin lebih konsisten, bermain lebih banyak menit, dan mencetak lebih banyak gol di masa depan,” katanya.

Namun, semangat itu harus tertahan. Mauro mengalami cedera usai laga tersebut dan dipastikan tidak bisa melanjutkan turnamen.

Ketua BTN Sumardji mengungkapkan kondisi Mauro cukup serius. “Tidak bisa mengikuti latihan dan pertandingan lawan Bulgaria. Cedera grade 2, mungkin bisa dua sampai tiga bulan,” ujarnya.

Cedera ini membuat Mauro harus absen di final FIFA Series 2026 melawan Timnas Bulgaria. Sebagai pengganti, Jens Raven dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.

Raven langsung bergabung dalam sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3/2026). Ia disiapkan untuk laga final melawan Bulgaria.

Pemanggilan Raven sudah mendapat persetujuan FIFA karena sebelumnya masuk dalam daftar skuad sementara asuhan John Herdman.

Absennya Mauro menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia. Ia baru saja menunjukkan potensi besar lewat gol debutnya.

Kini, tongkat estafet beralih ke Raven. Sementara bagi Mauro, cedera ini menjadi jeda dari awal perjalanan yang sebenarnya baru saja dimulai bersama Skuad Garuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *