Home / Daerah / YIA Lampaui Target Lebaran 2026, 251 Ribu Penumpang

YIA Lampaui Target Lebaran 2026, 251 Ribu Penumpang

Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu/satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. 

KULONPROGO,REDAKSI17.COM — Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) resmi menutup Posko Siaga Terpadu Lebaran 2026 pada Senin (30/3/2026). Meski posko berakhir, pengelola memastikan standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan tetap dijaga optimal.

Selama periode angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang di YIA tercatat mencapai sekitar 251.901 orang, melampaui target dan menunjukkan pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

General Manager YIA, Ruly Artha, mengungkapkan capaian tersebut menjadi indikator positif pemulihan dan peningkatan mobilitas masyarakat melalui jalur udara.

“Realisasinya mencapai 251.901 penumpang, atau naik sekitar 5 hingga 6 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Selain lonjakan penumpang, aktivitas penerbangan juga mengalami peningkatan. Selama periode posko, tercatat sekitar 1.600 pergerakan pesawat di YIA, termasuk dukungan 198 penerbangan tambahan (extra flight).

Rute penerbangan tambahan didominasi tujuan luar Pulau Jawa, seperti Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan, yang menjadi destinasi utama pemudik maupun arus balik.

Terkait pergerakan penumpang, puncak arus balik terjadi pada Minggu (29/3/2026) dengan jumlah mencapai sekitar 17.300 orang dalam sehari. Setelah itu, volume penumpang mulai mengalami penurunan secara bertahap.

“Hari ini diperkirakan sekitar 13.500 penumpang melakukan keberangkatan maupun kedatangan,” jelas Ruly.

Meski menurun dari puncaknya, angka tersebut masih berada di atas rata-rata harian normal YIA yang berkisar di angka 12.000 penumpang. Hal ini menunjukkan aktivitas penerbangan masih cukup tinggi seusai masa Lebaran.

Di sisi lain, faktor cuaca juga turut mendukung kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran. Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Feriomex Hutagalung, menyebut tidak ada gangguan signifikan terhadap penerbangan.

“Cuaca selama posko relatif aman, umumnya berawan dengan potensi hujan pada sore hingga malam hari,” ujarnya.

Seusai penutupan posko, pengelola YIA menegaskan komitmen untuk tetap menjaga kualitas layanan di tengah tingginya mobilitas penumpang, sekaligus mengantisipasi lonjakan perjalanan pada periode-periode libur berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *