Home / Daerah / Terkait WFH, KDM Bilang Sudah Lama Diterapkan di Jabar dan Klaim Efektif Kurangi Konsumsi BBM

Terkait WFH, KDM Bilang Sudah Lama Diterapkan di Jabar dan Klaim Efektif Kurangi Konsumsi BBM

BANDUNG,REDAKSI17.COM — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) menilai rencana pemerintah pusat menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), bukan hal baru bagi Pemprov Jabar. Ia menyebut sistem kerja fleksibel tersebut telah lama berjalan di lingkungan Pemprov Jabar.“Ya, kita sudah dari dulu berjalan,” ujar KDM dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (30/3/2026). Menurutnya, sistem kerja itu efektif dalam mendukung kinerja pemerintahan.

Ia mengungkapkan, efektivitas kebijakan tersebut dapat dilihat dari capaian pembangunan di daerah. Indikator keberhasilan, kata dia, tidak terletak pada pola kerja pegawai, melainkan pada hasil pembangunan yang dihasilkan.

“Efektif. Lihat saja produk pembangunannya. Produk pembangunannya berhasil atau tidak, ukurannya itu saja,” kata KDM.

Ia menjelaskan, selama penerapan sistem kerja fleksibel, administrasi pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Bahkan, realisasi belanja anggaran daerah disebut tetap optimal.

“Selama ini administrasi berjalan dengan baik. Kemudian realisasi belanja anggaran malah over,” ucapnya.

Selain itu, kebijakan WFH juga dinilai berdampak pada efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan pemerintahan. Berkurangnya mobilitas pegawai membuat konsumsi BBM menurun dan secara tidak langsung ikut menekan belanja rutin pemerintah daerah.

“Dengan WFH kita sudah lama BBM-nya berkurang. Artinya tidak ada problem dengan itu semua,” katanya.

Ia menambahkan, penurunan penggunaan BBM tersebut turut berdampak pada pengeluaran operasional pemerintah. “Berdampak pada belanja pemerintahnya. Belanja rutinnya menjadi menurun, karena penggunaan BBM juga sudah lama berkurang,” jelas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *