Home / Sejarah dan Politik / Reshuffle Kabinet Makin Dekat, Golkar Pede Menteri Tak Akan Dicopot Prabowo

Reshuffle Kabinet Makin Dekat, Golkar Pede Menteri Tak Akan Dicopot Prabowo

JAKARTA,REDAKSI17.COM – Isu perombakan atau reshuffle kabinet kembali mencuat usai Lebaran 2026.

Partai Golkar pun angkat bicara dan meyakini kadernya yang duduk di kabinet tidak akan terdampak.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan keyakinannya bahwa menteri-menteri dari partainya tidak akan terkena reshuffle dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Sarmuji, hingga saat ini Partai Golkar juga belum menyiapkan nama-nama baru untuk diusulkan ke dalam kabinet.

“Kami yakin tidak kena reshuffle. Mudah-mudahan tidak ada yang di-reshuffle dari Partai Golkar, jadi kami tidak menyiapkan calon,” ujar Sarmuji usai acara silaturahmi dan halalbihalal keluarga besar Partai Golkar di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, keputusan terkait perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

“Kita serahkan kewenangan pada Presiden karena Presiden paling tahu bagaimana komposisi kabinet, timnya, bagaimana bekerja, dan bagaimana menambalnya,” jelasnya.

Sarmuji juga menyebut Presiden merupakan sosok yang paling memahami performa para menteri di kabinetnya.

“Kalau ada yang kekurangan, bagaimana melakukan restrukturisasi jika diperlukan, itu kita serahkan pada Presiden saja,” tambah Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, turut merespons isu reshuffle kabinet yang belakangan kembali menguat.

Menurut Teddy, perombakan kabinet kemungkinan hanya tinggal menunggu waktu.

“Tunggu saja,” ujar Teddy singkat di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia tidak menjelaskan secara rinci kapan reshuffle akan dilakukan, dan menegaskan bahwa hal tersebut akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya.

Isu reshuffle kabinet kembali mencuat setelah libur Lebaran 2026.

Bahkan, perombakan kabinet disebut-sebut sebagai reshuffle jilid VI dalam pemerintahan saat ini.

Kabar tersebut sebelumnya sempat menguat pada awal tahun 2026, terutama setelah adanya pertukaran posisi antara Thomas Djiwandono dan Juda Agung.

Selain itu, beredar informasi bahwa Presiden Prabowo telah membahas rencana reshuffle sejak akhir tahun 2025.

Awalnya, perombakan kabinet disebut akan dilakukan pada Januari 2026, sepulang Presiden dari lawatan luar negeri ke Inggris.

Tak hanya itu, isu yang berkembang juga menyebutkan reshuffle berpotensi menyasar lebih dari lima kementerian.

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian resmi terkait waktu pelaksanaan reshuffle kabinet.

Pemerintah meminta publik menunggu pengumuman langsung dari Presiden. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *