Home / Nasional dan Internasional / Fadli Zon: MBG Itu Pelayanan Bukan Ladang Bisnis

Fadli Zon: MBG Itu Pelayanan Bukan Ladang Bisnis

Temanggung,REDAKSI17.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bentuk pelayanan negara kepada rakyat, bukan untuk dijadikan ladang bisnis oleh pihak tertentu.

Hal tersebut disampaikan Fadli di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Ia menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Pada prinsipnya yang namanya MBG itu adalah pelayanan, bukan bisnis. Jadi salah sekali kalau kemudian ada yang menjadikan MBG ini sebagai lahan bisnis baru,” ujar Fadli.

Meski demikian, Fadli tidak menampik bahwa program MBG dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, selama berjalan secara wajar dan melibatkan banyak pihak.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik monopoli oleh kelompok tertentu dalam pelaksanaan program tersebut.

“Apa yang menjadi kebijakan Pak Prabowo Subianto ini adalah bagian dari pelayanan. Kalau kemudian bisa men-generate pertumbuhan ekonomi secara wajar, itu sangat baik karena memang diharapkan ada keterlibatan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu apalagi dimonopoli,” jelasnya.

Fadli menambahkan, program makan gratis bukanlah hal baru di dunia. Ia mengaku pernah merasakan program serupa saat mengikuti pertukaran pelajar AFS di Amerika Serikat pada 1989–1990.

Menurutnya, jika pemerintahan sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, maka Presiden Prabowo kini menitikberatkan pada pembangunan manusia.

“Kita tahu banyak daerah dengan angka stunting yang cukup tinggi. Ini menjadi perhatian beliau, bagaimana melakukan intervensi agar angka stunting bisa turun,” katanya.

Ia menegaskan, intervensi gizi sangat penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Dukungan nutrisi, lanjutnya, perlu dimulai sejak masa kehamilan hingga melahirkan generasi yang sehat dan kompetitif secara global.

Terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG, Fadli menilai hal tersebut merupakan tantangan yang umum terjadi pada tahap awal implementasi kebijakan besar.

“Hal-hal seperti itu harus ditertibkan dan diperbaiki, dan saya kira itu sedang dilakukan,” pungkasnya.

 

#tribuntemanggung
#tribunnews
#MBG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *