Home / Daerah / Membumikan Ajaran Islam dalam Aspek Kehidupan Lewat MTQ

Membumikan Ajaran Islam dalam Aspek Kehidupan Lewat MTQ

Sleman,REDAKSI17.COM – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam. Dan esensi utama dari MTQ ialah membumikan ajaran Islam dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

Demikian yang disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X membacakan sambutan Gubernur DIY pada Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) DIY XXXI Tahun 2026 pada Sabtu (18/04). Bertempat di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, MTQ DIY XXXI Tahun 2026 mengangkat tema ‘Mewujudkan Masyarakat Cinta Al Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara’.

“MTQ menjadi wahana untuk menumbuhkan dan menguatkan kecintaan kita terhadap Al Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup umat Islam. Melalui kegiatan ini, saya berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al Qur’an dan Hadits tidak hanya dibaca dan dilafalkan, tetapi juga benar-benar dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” papar Sri Paduka.

Sri Paduka pun mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi, khususnya bagi generasi muda, untuk semakin giat membaca, menghafal, dan mengamalkan ajaran Al Qur’an dan Hadits. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Al Qur’an dan Hadits, akan lahir generasi yang berakhlak mulia, cerdas, serta mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah.

“Selamat mengikuti perlombaan. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keikhlasan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan bagi kita semua,” kata Sri Paduka.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda DIY, Faishol Muslim mengatakan, rangkaian penyelenggaraan MTQ 2026 di Kabupaten Sleman telah dimulai sejak 16 April 2026, dengan agenda rapat kerja Lembaga Pengembangan MTQ daerah dengan melibatkan seluruh stakeholder pengembangan Tilawatil Quran. Sementara penyelenggaraan musabaqah dimulai pada 18 April 2026.

“MTQ DIY XXXI Tahun 2026 memperlombakan 6 cabang dengan 16 golongan lomba. Cabang Tilawah Seni Baca Al Quran dengan 4 golongan, cabang Hifshil Quran 3 golongan, cabang Tafsir Al Qur’an 2 golongan, cabang Musabaqah Khaththil Quran dengan 3 golongan, Musabahah Syarhil Al Qur-an 2 golongan, dan Musabaqah Fahmil Quran 2 golongan. Jumlah peserta 114 orang dari 5 kafilah di kabupaten/kota se-DIY,” paparnya.

Ketua Panitia MTQ DIY XXXI Tahun 2026 ini pun mengungkapkan, lokasi MTQ DIY 2026 berpusat di Kompleks Kantor Bupati Sleman. Dan para pemenang nantinya menjadi kandidat wakil DIY pada MTQ Nasional Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya pun mengungkapkan harapannya, dari ajang ini lahir insan-insan Qurani yang tidak hanya merdu dalam tilawah, tetapi juga jernih dalam nalar, halus dalam budi pekerti, serta teguh dalam integritas. “MTQ diharapkan melahirkan generasi yang mampu menjadi Al Quran sebagai sumber inspirasi dalam membangun peradaban yang beradab,” imbuhnya.

Kepada para peserta, Harda berpesan untuk mengikuti setiap perlombaan dengan keikhlasan dan kesungguhan. Menurutnya, hakikat kemenangan bukan pada penilaian, tapi pada kedalaman pemahaman dan keistimewaan dalam pengamalan.

HUMAS DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *