Home / Ekonomi dan Bisnis / KEJU Bagi Dividen Rp16/Saham, Laba SIPD Melonjak di Tengah Tekanan IHSG

KEJU Bagi Dividen Rp16/Saham, Laba SIPD Melonjak di Tengah Tekanan IHSG

Jakarta,REDAKSI17.COM – Market Overview Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (21/04) di zona negatif, turun 0,46% ke posisi 7.559,38. Pergerakan indeks ditopang oleh penguatan sejumlah saham seperti BRPT, EMAS, dan BMRI.
Penurunan tajam pada DSSA, diikuti BBRI dan BREN, menjadi faktor penekan utama laju indeks. Di tengah pelemahan tersebut, investor asing masih mencatatkan pembelian bersih senilai Rp243,21 miliar di pasar reguler dan Rp473,93 miliar di seluruh pasar.

Secara sektoral, hanya dua sektor yang terkoreksi, dengan sektor energi mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,02%. Sementara sektor industri justru memimpin penguatan dengan kenaikan 2,58%.

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat juga berakhir di zona merah. Indeks Dow Jones melemah 0,59% ke level 49.149, disusul S&P 500 yang turun 0,63% ke 7.064 dan Nasdaq yang terkoreksi 0,59% ke posisi 24.259.

Sentimen pasar dipengaruhi kekhawatiran pelaku pasar atas ketidakpastian hubungan antara AS dan Iran. Meski begitu, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang masa gencatan senjata selama dua minggu. Di sisi lain, indikator pasar Indonesia di luar negeri turut melemah, tercermin dari ETF EIDO yang turun 1,23% dan MSCI Indonesia yang terkoreksi 1,08%.

Berita Emiten
PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD)
SIPD mencatatkan lonjakan kinerja sepanjang 2025. Laba bersih perseroan meningkat signifikan menjadi Rp29,32 miliar dari Rp3,32 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan naik tipis menjadi Rp5,44 triliun, dengan beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan menjadi Rp4,94 triliun.

Manajemen SIPD menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10–15% pada 2026, dengan proyeksi peningkatan laba sebelum pajak di kisaran 30–40%. Untuk mencapai target tersebut, perseroan mengandalkan inovasi produk serta optimalisasi fasilitas produksi di Nganjuk yang saat ini memiliki tingkat utilisasi sekitar 70%. Dari sisi pergerakan harga, saham SIPD masih berada dalam rentang konsolidasi di kisaran Rp960 hingga Rp1.085.

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU)
KEJU menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp89,88 miliar atau setara Rp 16 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai ini mencerminkan separuh dari laba bersih yang dibukukan perseroan sebesar Rp179,44 miliar, yang juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja KEJU didorong oleh pertumbuhan penjualan yang mencapai Rp 1,50 triliun, naik dari Rp 1,26 triliun pada 2024. Peningkatan ini didukung oleh permintaan pasar yang menguat serta peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, perseroan juga menetapkan cadangan wajib sebesar Rp 200 juta dan cadangan umum Rp 89,35 miliar. Jadwal cum dividen ditetapkan pada 1 Mei, sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 13 Mei.

Rekomendasi Saham Hari Ini
BWPT – Buy 136-139 | TP 142-146 | SL 128

BWPT
Transaksi di sini
Powered by

BUMI – Buy 244-246 | TP 250-258 | SL 230

BUMI
Transaksi di sini
Powered by

BMRI – Buy 4680-4700 | TP 4770-4870 | SL 4490

BMRI
Transaksi di sini
Powered by

IATA – Buy 88-91 | TP 93-96 | SL 82

IATA
Transaksi di sini
Powered by

GZCO – Buy 240-246 | TP 250-258 | SL 228

GZCO
Transaksi di sini
Powered by

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *