Beranda / Nasional Dan Internasional / Mohammed bin Salman Kecam Serangan Rudal dan Drone Iran terhadap UEA

Mohammed bin Salman Kecam Serangan Rudal dan Drone Iran terhadap UEA

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman kecam serangan rudal dan drone terbaru Iran terhadap Uni Emirat Arab, menyebutnya sebagai serangan tak beralasan. Foto/SPA A A A

 

RIYADH,REDAKSI17.COM – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) mengutuk serangan rudal dan drone Iran terhadap Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Senin. Calon raja Arab Saudi itu menyebutnya sebagai serangan yang tidak beralasan. Baca Juga : Iran Beri Waktu AS 1 Bulan untuk Akhiri Blokade Selat Hormuz Kecaman Pangeran MBS disampaikan selama percakapan telepon dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ), sebagaimana dilaporkan media pemerintah kerajaan, Saudi Press Agency (SPA), Selasa (5/5/2026).

Laporan SPA menyebutkan bahwa MBS menyatakan kecaman dan penolakan keras Kerajaan Arab Saudi terhadap agresi Iran yang tidak beralasan yang menargetkan Uni Emirat Arab. Dia juga menegaskan dukungan kerajaan untuk keamanan dan stabilitas UEA. Kedua pemimpin juga meninjau perkembangan regional dan cara-cara untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan. Kementerian Pertahanan UEA mengatakan sistem pertahanan udara Emirat mencegat 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan empat drone yang diluncurkan dari Iran pada hari Senin, mengakibatkan tiga orang terluka sedang.

UEA mengatakan pihaknya memiliki “hak penuh dan sah” untuk merespons serangan terbaru Iran. Sebelumnya pada hari Senin, UEA mengutuk keras serangan drone Iran terhadap kapal tanker minyak ADNOC di Selat Hormuz yang diblokade, sementara Amerika Serikat bersiap untuk mulai mengawal kapal-kapal melalui jalur air tersebut. Dua drone menghantam MV Barakah di lepas pantai Oman, tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan, kata raksasa minyak negara UEA, ADNOC, menambahkan bahwa kapal tersebut tidak membawa kargo. Secara terpisah pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk dengan “keras” serangan Iran terhadap fasilitas sipil dan ekonomi di UEA, termasuk kapal tanker tersebut.

“Kerajaan menegaskan dukungannya kepada Uni Emirat Arab dalam langkah-langkah yang diambil untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayahnya,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangannya, mematuhi prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, serta menghormati prinsip bertetangga yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *