UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menghadiri kegiatan Bakti Sosial Donor Darah bersama Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan RSUP dr. Sardjito yang berlangsung di MTA Cabang Kota Yogyakarta, Sabtu (9/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat.
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi kepada MTA yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah. Menurutnya, donor darah memiliki makna besar dalam menyelamatkan kehidupan manusia.
“Atas nama Pemerintah Kota Yogyakarta tentu mengucapkan terima kasih kepada MTA yang sudah menyelenggarakan kegiatan donor darah pada hari ini. Donor darah ini menjadi bagian penting untuk melayani masyarakat yang membutuhkan darah secara emergensi,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kemanusiaan dalam donor darah sejalan dengan nilai-nilai menjaga kehidupan sesama manusia. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi penentu keselamatan nyawa seseorang.
“Barang siapa menyelamatkan satu kehidupan pada hakikatnya sama dengan menyelamatkan semua kehidupan,” ungkapnya.
Selain mengapresiasi kegiatan donor darah, Hasto juga menilai keberadaan MTA telah banyak membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dakwah, hingga kegiatan kemanusiaan. Ia berharap kolaborasi tersebut ke depan semakin luas dan mampu mendukung pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan membangun karakter masyarakat.
“Saya yakin apabila pendidikan dan pengajian itu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka pemerintah akan sangat terbantu. Karena hari ini tantangannya bukan hanya soal kepintaran, tetapi juga karakter,” katanya.
Hasto juga berpesan pentingnya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan minim konflik. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi energi penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.
Sementara itu, Ketua Panitia Donor Darah MTA, Ustad Pariyono mengatakan kegiatan donor darah rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali secara bergiliran di lima koordinator wilayah MTA di DIY, yakni Gunungkidul, Bantul Kota, Sleman Timur, Sleman Barat, dan Kulon Progo.
“Alhamdulillah donor darah ini kami laksanakan setiap tiga bulan sekali secara bergiliran dari cabang-cabang anggota korwil di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan donor darah di MTA Cabang Kota Yogyakarta kali ini juga menggandeng masyarakat sekitar di wilayah Gambiran dan Umbulharjo sebagai bentuk kolaborasi sosial dengan lingkungan sekitar.
Pariyono berharap kegiatan donor darah tersebut dapat terus berjalan lancar dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi membantu sesama melalui donor darah.
“Kami memohon doa dan dukungan agar setiap pelaksanaan donor darah di Majelis Tafsir Al-Qur’an dapat berjalan lancar dan mampu menolong saudara-saudara kita melalui setetes darah yang disumbangkan,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Unit Pelayanan Transfusi Donor Darah RSUP dr. Sardjito, dr. Nur Mukamtari turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat bermanfaat dalam menjaga ketersediaan stok darah demi keselamatan pasien.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada MTA yang telah melaksanakan kegiatan donor darah ini dan juga kepada Bapak Wali Kota Yogyakarta atas dukungan dan kehadirannya. Semoga semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah,” ujarnya.
