Jakarta,REDAKSI17.COM – Indonesia resmi dipercaya menjadi salah satu Wakil Ketua dalam Aliansi Kemitraan Global untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan (Global Partnership for Poverty Alleviation and Development/GPPAD) yang digagas China bersama puluhan negara dan organisasi internasional.
Posisi tersebut menempatkan Indonesia sejajar dengan Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, Pantai Gading, dan Uzbekistan dalam forum global yang berfokus pada percepatan pengentasan kemiskinan dunia.
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria menyampaikan, Indonesia memiliki pandangan yang sama dengan banyak negara untuk memperkuat pembangunan inklusif yang dimulai dari desa.
“Pembangunan juga harus dimulai dari desa karena desa adalah pusat produksi pangan, ekonomi lokal, dan keuangan jutaan masyarakat,” ujar Riza saat menghadiri rapat pertama Komite GPPAD di Beijing, Rabu (27/5), seperti dikutip ANTARA.
Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah disebut terus memperkuat pembangunan desa dan ekonomi masyarakat melalui pembentukan 83 ribu koperasi desa, pembangunan 5 ribu Kampung Nelayan Merah Putih, program pemeriksaan kesehatan gratis, hingga makan bergizi gratis bagi jutaan siswa.
Menurut ANTARA, Indonesia juga ingin mempelajari pengalaman China dalam pengentasan kemiskinan, termasuk soal sistem administrasi, prosedur, dan implementasi program di lapangan.
Forum GPPAD sendiri diprakarsai China bersama 53 negara dan sembilan organisasi internasional untuk memperkuat kerja sama global dalam pengurangan angka kemiskinan yang masih dialami sekitar 800 juta penduduk dunia.





