Jakarta,REDAKSI17.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendistribusikan lebih dari 100 ekor hewan kurban secara serentak ke berbagai wilayah Indonesia pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang tercatat hingga Kamis pagi, 28 Mei 2026.
Aksi sosial ini digerakkan oleh para pengurus serta kader partai di tingkat daerah, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memantau langsung perkembangan penyaluran tersebut saat berada di Jakarta.
“Secara nasional PPP melaksanakan kurban serentak di berbagai wilayah Indonesia. Hingga pagi hari ini, laporan yang saya terima jumlah hewan kurban yang disalurkan mencapai lebih dari 100 ekor,” ujar Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Penyembelihan hewan kurban oleh DPP PPP dan DPW PPP DKI Jakarta dipusatkan pada satu lokasi tertentu sebelum disebarkan kepada penerima manfaat. Total hewan kurban di tempat tersebut mencapai 11 ekor, yang terdiri dari sapi dan kambing.
“Hari ini saya hadir di Sekretariat DPW PPP DKI Jakarta dalam rangka pelaksanaan ibadah kurban berupa sapi dan kambing. Dari DPP ada lima ekor sapi dan keseluruhan totalnya mencapai 11 ekor,” jelas Muhamad Mardiono.
Kegiatan keagamaan ini dipandang sebagai bentuk kepatuhan spiritual sekaligus aksi nyata dalam membantu sesama masyarakat yang membutuhkan. Mardiono menekankan pentingnya dimensi sosial dari ibadah tahunan tersebut.
“Pelaksanaan kurban ini bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga mengandung makna sosial karena hasilnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujar Muhamad Mardiono.
Pimpinan partai berlambang Ka’bah tersebut mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh jajaran kader di daerah yang menyukseskan program kurban nasional ini.
“Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah kurban kepada seluruh kader PPP di Indonesia dan terima kasih atas partisipasinya dalam memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga niat tulus kita diterima oleh Allah SWT dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Muhamad Mardiono.





