Beranda / Cal Crutchlow Comeback ke MotoGP, Sebut Ini Tantangan Terberat dalam Hidup!

Cal Crutchlow Comeback ke MotoGP, Sebut Ini Tantangan Terberat dalam Hidup!

Cal Crutchlow. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Jakarta,REDAKSI17.COM – Cal Crutchlow tak menutupi beratnya tantangan yang menanti dalam comeback mengejutkannya di MotoGP. Mantan pebalap Inggris itu bahkan menyebut balapan akhir pekan ini sebagai tantangan tersulit sepanjang kariernya.
Crutchlow dipanggil kembali oleh mantan timnya, LCR Honda, untuk menggantikan Johann Zarco yang mengalami cedera serius usai kecelakaan di MotoGP Catalunya.

Sempat Menolak Tawaran LCR Honda
Crutchlow sebenarnya sudah pensiun dari MotoGP penuh waktu sejak akhir 2020. Setelah itu, ia sempat bekerja sebagai pebalap penguji Yamaha dan beberapa kali tampil sebagai wildcard maupun pebalap pengganti. Namun sejak kontraknya dengan Yamaha berakhir, Crutchlow tidak lagi mengendarai motor MotoGP.

Karena itulah, pebalap berusia 40 tahun tersebut sempat menolak tawaran comeback dari LCR Honda.

“Sayangnya Johann mengalami kecelakaan di Barcelona. Kami semua mendoakan yang terbaik agar dia segera pulih dan kembali membalap,” kata Crutchlow kepada MotoGP.com.

“Keesokan harinya Lucio dan tim menghubungi saya. Mereka ingin saya kembali membalap. Saya awalnya bilang tidak, karena sudah sangat lama saya tidak mengendarai motor.”

Istri Jadi Alasan Crutchlow Berubah Pikiran
Keputusan Crutchlow berubah setelah berbicara dengan istrinya. Ia bahkan mengungkapkan bahwa pihak LCR Honda lebih dulu menghubungi sang istri untuk meminta izin sebelum membujuknya kembali ke lintasan.

“Saya pulang ke rumah dan istri saya bertanya apakah Dakota Mamola menelepon saya. Saya bilang iya.”

“Lalu dia bilang, ‘Mereka menelepon saya lebih dulu untuk meminta izin!’ Istri saya berkata, ‘Kenapa kamu tidak melakukannya?’ Saya juga memikirkannya.”

‘Tantangan Terberat yang Pernah Saya Hadapi’
Meski akhirnya menerima tawaran tersebut, Crutchlow sadar betul situasi yang dihadapinya tidak mudah. Menurutnya, kembali balapan setelah hampir tiga tahun tidak mengendarai motor MotoGP adalah tantangan yang sangat berat.

“Ada banyak alasan untuk tidak melakukannya. Tapi sekarang saya sudah bilang ya. Saya berkomitmen penuh. Saya tahu ini mungkin akan menjadi hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya.”

“Sudah terlalu lama saya tidak naik motor dan belum berada pada kecepatan yang seharusnya. Apalagi balapannya di Mugello, yang menurut saya merupakan sirkuit tersulit di kalender MotoGP, bahkan ketika Anda berada dalam kondisi balap terbaik.”

Tak Pasang Ekspektasi Tinggi
Crutchlow mengaku kondisi fisiknya masih bagus. Namun ia menegaskan kebugaran tubuh tidak sama dengan kebugaran untuk membalap motor MotoGP.

Karena itu, ia memilih realistis dan tidak memasang target muluk-muluk. “Saya bugar secara fisik, tetapi saya tidak bugar untuk balapan motor. Kami akan mengevaluasi semuanya setelah setiap sesi dan melihat bagaimana perkembangannya.”

“Target saya hanya terus berkembang di setiap sesi. Saya tahu saya tidak akan berada dekat dengan pebalap-pebalap lain. Saya tahu itu pasti.”

“Saya sama sekali tidak punya ekspektasi. Selama saya bisa berkembang dan mendapatkan kembali perasaan yang baik dengan motor, saya akan senang.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *