Beranda / Ekonomi dan Bisnis / IHSG Diprediksi Bergejolak Jelang Penetapan Rebalancing MSCI

IHSG Diprediksi Bergejolak Jelang Penetapan Rebalancing MSCI

Jakarta,REDAKSI17.COM – Penyedia indeks saham global, MSCI, dijadwalkan menetapkan hasil rebalancing saham Indonesia pada Jumat (29/5/2026) waktu Amerika Serikat (AS). Menjelang ketetapan tersebut, pasar modal Indonesia diperkirakan menghadapi volatilitas yang tinggi.
Berdasarkan pengumuman sebelumnya, MSCI akan mengeluarkan 18 saham Indonesia dari konstituen indeksnya setelah penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Manajer Investasi (MI) disebut akan melakukan rebalancing portofolio di pasar saham RI.

“Hari Jumat Tanggal 29 Mei 2026, pasar saham Indonesia mungkin akan menghadapi volatilitas tinggi, karena pada tanggal tersebut fund manager pasif mungkin akan melakukan rebalancing portofolio mengikuti pengumuman MSCI pada 12 Mei 2026,” ungkap Co Founder PasarDana dan Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee, dikutip Jumat (29/5/2026).

Meski demikian, Hans menilai tidak terlihat kepanikan pasar menjelaskan penetapan hasil rebalancing. Menurutnya, tekanan jual hanya terjadi pada saham yang dikeluarkan oleh MSCI.

“Masih ada potensi tekanan turun khususnya pada saham-saham yang di keluar oleh MSCI Global Standard Index dan MSCI Small Cap Index. Penghapusan (deletion) yang dilakukan MSCI terhadap sejumlah emiten dari indeks MSCI lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas,” jelasnya.

Hans menegaskan, saham Indonesia yang dikeluarkan MSCI tidak mencerminkan penurunan kinerja fundamental. Menurutnya, tidak sedikit saham dengan prospek baik yang dikeluarkan indeks tersebut.

Ia menambahkan, tekanan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menjadi titik terendah pasar modal Indonesia. Namun, ia menyebut indeks saham masih berpeluang naik seiring dengan perbaikan fundamental ekonomi domestik.

“Reformasi pasar modal oleh OJK dan SRO telah berhasil meningkatkan dan memperkuat transparansi, kredibilitas, dan integrasi Pasar Modal Indonesia sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor lokal dan asing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *