Beranda / Nasional Dan Internasional / Spesifikasi Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 Milik Iran Buatan Rusia

Spesifikasi Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 Milik Iran Buatan Rusia

SUMSEL,REDAKSI17.COM – Rusia dilaporkan telah menyelesaikan produksi gelombang pertama sebanyak 20 jet tempur Sukhoi Su-35 yang dipesan oleh Iran.

Langkah ini menandai modernisasi terbesar bagi armada Angkatan Udara Teheran dalam beberapa dekade terakhir.

Puluhan jet generasi 4.5 tersebut diproduksi di Pabrik Penerbangan Komsomolsk-on-Amur milik Rusia.

Sebelum serah terima fisik dilakukan, jet-jet tempur berkemampuan mutakhir tersebut untuk sementara waktu ditempatkan di Rusia dengan biaya perawatan yang sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Pertahanan Iran.

Spesifikasi Pesawat Tempur Sukhoi Su-35

Sukhoi Su-35 diklasifikasikan sebagai pesawat tempur generasi 4++ yang memiliki radius tempur hingga hampir 1.600 kilometer, memberikan kemampuan bagi Iran untuk meluncurkan serangan jarak jauh ke wilayah rivalnya.

Karakteristik tangguh lainnya adalah kemampuan lepas landas dari landasan pacu yang pendek atau pangkalan darurat, menjadikannya target yang sulit dihancurkan dalam skenario konflik terbuka.

Meski secara klasifikasi belum masuk kategori siluman seperti jet generasi kelima F-35 milik Amerika Serikat, Su-35 dinilai sebagai salah satu jet paling mematikan yang diproduksi Rusia saat ini.

Burung besi ini merupakan hasil modifikasi dari basis pesawat legendaris Su-27 yang dirilis tahun 1977.

Mesin jet masif ganda Saturn 117S yang tertanam di dalamnya mampu membuat pesawat ini melesat dalam kecepatan ultrasonik untuk waktu lama tanpa perlu mengaktifkan pembakar lanjut (afterburner).

Selain itu, sistem nozzle vektor dorong dua bidang (tiga dimensi) memberikan kelincahan manuver ekstrem yang tidak dimiliki jet tempur Barat sekelas F-22 Raptor.

Dimensi Fisik: Panjang badan 21,9 meter, rentang sayap 15,3 meter, tinggi 5,9 meter, dengan berat kosong 18,4 ton serta kapasitas lepas landas maksimal (maximum take-off) mencapai 34,5 ton.

Performa Mesin: Didorong oleh 2 mesin Saturn 117S (AL-41F1S) dengan daya dorong maksimum hingga 142 kilonewton (kN). Mampu mencapai kecepatan puncak 2.390 kilometer per jam dengan jangkauan terbang maksimal 3.600 kilometer (jangkauan feri 4.500 km) pada ketinggian operasional hingga 18 kilometer.

Kapasitas Bahan Bakar: Sanggup menampung hingga 11,5 ton bahan bakar internal, memungkinkannya mengawal jet interdiktor jarak jauh seperti Su-24.

Sistem Avionik: Mengintegrasikan radar pasif bertahap (phased-array) berdaya jangkau luas serta sistem pelacak gelombang inframerah.

Persenjataan: Memiliki 12 titik cantelan pada sayap dan badan yang mampu mengangkut beban senjata seberat 8.000 kg.

Persenjataan meliputi rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73E, jarak menengah R-77 dan R-27, serta berbagai rudal udara-ke-darat seperti Kh-29T, Kh-31P, Kh-59M, hingga rudal jelajah anti-kapal Kh-35U.

Dilengkapi pula dengan sebuah meriam internal GSh-301 kaliber 30 mm berkekuatan 150 butir amunisi.

Dengan nilai per unit diperkirakan berada di angka USD 43 juta (sekitar Rp 640,7 miliar), Su-35 difokuskan sebagai pesawat superioritas udara murni, sedangkan fungsi serang daratnya diposisikan sebagai kapabilitas sekunder.

Saat ini, di samping mengembangkan varian latih Su-35UB dan model ekspor orisinal Su-35BM, varian utama Su-35S masih dioperasikan aktif oleh Angkatan Udara Rusia sejak 2014, termasuk menjadi tulang punggung operasi tempur Moskow dalam konflik di Ukraina. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *