Teheran,REDAKSI17.COM – Harga minyak naik tajam pada awal perdagangan Rabu setelah militer AS menyatakan telah melancarkan serangan baru terhadap Iran dan memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak negara tersebut, menyusul serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.
Futures minyak mentah West Texas Intermediate melonjak 2,9% menjadi $72,45 per barel pada pukul 02:04 dini hari. Brent belum mulai diperdagangkan setelah ditutup naik 5,5% di $75,94/barel pada hari Selasa.
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan telah memulai serangkaian serangan terhadap Iran, dengan tujuan memberikan apa yang disebutnya sebagai “kerugian besar” atas serangan Teheran terhadap kapal-kapal dagang.
“Serangan AS merupakan respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal dagang yang sedang melintasi Selat Hormuz,” kata Centcom dalam sebuah pernyataan, dengan menuduh Iran melanggar gencatan senjata.
Memanasnya kembali permusuhan dan tanda-tanda meningkatnya gangguan pelayaran di Hormuz kembali memicu kekhawatiran atas gangguan pasokan di Timur Tengah.
Serangan tersebut juga terjadi tak lama setelah AS mencabut konsesi penting yang memungkinkan Iran menjual minyak secara internasional — sebuah langkah yang bisa menjadi pertanda pasar minyak yang semakin ketat dalam beberapa pekan ke depan.
Iran dilaporkan telah menyerang kapal-kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz pekan ini, meningkatkan ketegangan dengan AS dan menambah ketidakpastian mengenai status jalur perairan penting tersebut.
Harga minyak mentah sempat anjlok ke level terendah sebelum perang pada bulan Juni setelah AS dan Iran menyepakati kerangka perjanjian damai, yang juga membuat arus kapal melalui Hormuz semakin lancar.
Namun, babak terbaru permusuhan ini berpotensi merusak kesepakatan tersebut, dengan pembicaraan damai antara kedua negara di masa depan kini tampak tidak menentu.
Kekhawatiran pasokan yang kembali muncul di Timur Tengah sebagian besar mengaburkan sinyal peningkatan pasokan dari tempat lain, setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) beserta sekutunya sepakat untuk meningkatkan produksi dalam pertemuan akhir pekan lalu.
Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon pelajari Syarat dan Ketentuan kami.
Pasar tak pernah berhenti—tapi Anda bisa.
Saat Anda menikmati liburan, pasar terus bergerak. Untungnya, AI ProPicks terus aktif bekerja menganalisis ribuan saham menggunakan 100+ metrik keuangan demi menemukan peluang terbaik bagi Anda.
Strategi “Raksasa Teknologi” bahkan mencatat kinerja lebih dari dua kali lipat dibandingkan S&P 500 sejak diluncurkan pada November 2023, mendeteksi saham unggulan seperti Siemens Energy (+231,5%) dan Sandisk (+189%) sebelum ramai di pasar.
Investasi lebih cerdas di musim liburan ini tanpa kehilangan waktu santai.





