
BANTEN,REDAKSI17.COM – Tim Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelancaran operasional Objek Vital Nasional (Obvitnas) di seluruh pelosok negeri.
Pada Senin (06/07/2026), aparat kepolisian secara resmi memulai agenda bimbingan teknis (Bintek) terkait implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).
Sasaran kegiatan strategis kali ini adalah kawasan PT Lestari Banten Energi PLTU Banten 1 X 660 MW. Rangkaian bintek ini dijadwalkan akan berlangsung secara maraton selama lima hari berturut-turut, hingga Jumat, 10 Juli 2026 mendatang.
Ketua Tim Bintek Baharkam Polri, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., memberikan arahan yang menyejukkan sekaligus tegas dalam agenda tersebut. Ia memastikan bahwa kehadiran timnya sama sekali bukan bertindak sebagai pihak inspektorat yang sekadar mencari-cari kesalahan.
“Kami hadir sebagai mitra untuk memastikan satu hal, bahwa PLTU Banten 1 X 660 MW milik PT Lestari Banten Energi ini aman dan patuh hukum. Oleh karena itu, buka semua data, transparansi adalah kunci,” ujar Kombes Pol Edy Sumardi dalam sambutannya di Room Conference 1 PT Lestari Banten Energi.
Lebih jauh, Kombes Pol Edy Sumardi menekankan bahwa penerapan Sistem Manajemen Pengamanan bukanlah tanggung jawab eksklusif dari divisi keamanan semata. Keberhasilan sistem terpadu ini mutlak menuntut sinergi dan keterlibatan aktif dari pimpinan puncak hingga seluruh karyawan.
Ia merincikan bahwa elemen komitmen dan kebijakan sangat membutuhkan peran langsung dari jajaran direksi. Sementara itu, tata kelola pengamanan membutuhkan campur tangan divisi HRD dan K3, serta elemen pemantauan yang sangat bergantung pada kesigapan divisi IT dan pemeliharaan mesin.
“Mari kita fokus. Target kami sederhana, pada tanggal 10 Juli 2026 nanti, PT Lestari Banten Energi sudah mendapatkan hasil bintek, skor, serta rekomendasi yang jelas untuk segera ditindaklanjuti menuju sertifikasi SMP. Dengan kepatuhan penuh, perusahaan ini akan menjadi contoh PLTU Objek Vital Nasional (Obvitnas) terbaik,” tambahnya memotivasi.
Niat baik kepolisian ini pun disambut dengan tangan terbuka. Station Manager PT Lestari Banten Energi, Djoko Sampurno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Tim Baharkam Polri yang turut didampingi oleh personel Ditpamobvit Polda Banten.
“Dalam pelaksanaan bintek lima hari ke depan, kami sangat berharap mendapatkan saran dan masukan yang komprehensif demi perbaikan serta penyempurnaan Sistem Manajemen Pengamanan di lingkungan PT Lestari Banten Energi,” ungkap Djoko penuh antusias.
Seremoni pembukaan bintek ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berlangsung khidmat. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran profil perusahaan serta pemaparan komprehensif dari Tim Auditor Internal mengenai kondisi riil pengamanan saat ini.
Usai sesi seremonial, hari pertama pembekalan langsung diisi dengan kegiatan safety induction atau pengenalan keselamatan kerja. Tim kepolisian kemudian bergerak melakukan observasi lapangan secara menyeluruh di area PLTU Banten 1 X 660 MW yang berlangsung hingga petang, tepatnya pukul 17.45 WIB.
Secara keseluruhan, hari perdana bimbingan teknis ini dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar. Agenda krusial ini turut dihadiri secara langsung oleh Deputy Station Manager Alvin Ren, jajaran manajer departemen, serta para peserta lainnya yang terhubung secara daring.


