Xabi Alonso diperkenalkan sebagai manajer baru Chelsea. (Foto: Adam Davy/PA Images via Getty Images)
London,REDAKSI17.COM – Xabi Alonso datang untuk membenahi Chelsea yang musim lalu hancur-hancuran. Bagaimana caranya?
Alonso resmi diperkenalkan Chelsea sebagai manajer anyarnya ke publik pada Senin (13/7) waktu setempat. Manajer Spanyol itu langsung dicecar banyak pertanyaan.
Tentu yang paling utama adalah bagaimana caranya membangun ulang Chelsea. The Blues berantakan di semua kompetisi musim lalu, usai kisruh kepergian Enzo Maresca pada awal tahun.
Chelsea akhirnya finis di peringkat 10 klasemen Liga Inggris, gagal ke kompetisi Eropa di musim 2026/2027. Reece James dkk juga gagal di Liga Champions serta Piala Liga Inggris, serta cuma jadi runner up Piala FA.
Xabi Alonso enggan berkomentar banyak soal apa yang terjadi musim lalu. Namun, ia menegaskan tahu apa yang dibutuhkan Chelsea saat ini.
“Saya tidak bisa menilai hal-hal di masa lalu karena saya tidak ada di sini saat itu, jadi itu akan tidak adil. Tapi yang kami inginkan adalah tim dengan mentalitas yang tepat, semangat yang tepat, standar yang tepat, dan secara konsisten membangunnya setiap hari. Itu yang penting,” kata Alonso, melansir Daily Mail.
“Saya bukan seorang jenderal, tapi saya seorang profesional yang baik, dan saya tahu apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang profesional yang baik. Itulah standar yang kami inginkan untuk seluruh organisasi,” tegasnya.
Xabi Alonso datang membawa reputasi manajer juara di Bayer Leverkusen. Ia kemudian direkrut Real Madrid, namun cabut juga pada awal tahun ini.
Alonso kemudian menyinggung soal targetnya di Chelsea. Ia jelas menginginkan trofi, namun menegaskan ada beberapa tahap untuk mencapainya.
“Waktu yang akan membuktikan apakah kami layak mendapatkannya, tapi inilah tujuan klub. Ini harus menjadi ambisi semua orang. Kami perlu mengambil langkah-langkah yang tepat. Kami perlu membangun skuad yang tepat, serta memiliki mentalitas yang tepat,” kata eks gelandang Liverpool, Bayern Munich, dan Real Madrid itu.
“Beberapa langkah. Kami perlu memprioritaskan apa yang ingin kami lakukan. Saya perlu mengenal para pemain lebih dalam. Saya mengenal mereka, tapi saya perlu mengenal mereka lebih dekat, untuk mendapatkan wawasan, pendapat, dan gambaran tentang bagaimana mereka sebenarnya, serta apa yang bisa kita peroleh dari mereka.”
“Dari situ, kita akan memulainya. Berapa lama? Saya tidak bisa mengatakan. Saya tidak berpikir bahwa kita terlalu jauh untuk menciptakan tim yang bagus, bersaing di setiap pertandingan, dan memenangkan banyak pertandingan. Sejujurnya, saya berpikir demikian,” kata Xabi Alonso.





