Redaksi17

Segudang Manfaat Bawang Hitam bagi Kesehatan

Segudang Manfaat Bawang Hitam bagi Kesehatan

Kebanyakan dari kita mungkin masih asing dengan bawang hitam (black garlic), padahal ada beragam manfaatnya yang sayang untuk dilewatkan. Selain dari warnanya yang hitam, bawang ini juga memiliki ciri khas lain, yakni teksturnya yang lembut dan kenyal, juga rasanya yang manis dan asam.

Bawang hitam adalah hasil dari proses fermentasiĀ bawang putihĀ segar yang disimpan pada suhu 60–70 derajat Celsius selama 30–40 hari. Perubahan warna, tekstur, dan rasanya didapatkan dari proses fermentasi ini.

Segudang Manfaat Bawang Hitam bagi Kesehatan - Alodokter

Manfaat bawang hitam paling banyak didapatkan dari berbagai senyawa bioaktif di dalamnya yang memiliki sifat antioksidan, seperti polifenol, fenol, alkaloid, flavonoid, danĀ s-allylcysteineĀ (SAC).

Selain itu, bawang hitam juga mengandung berbagai nutrisi, seperti asam amino, karbohidrat, serat, zat besi,Ā zinc, kalium, sulfur, magnesium, fosfor, kalsium, serta vitamin C, B1, B2, B3, dan B6.

Manfaat Bawang Hitam

Berikut ini adalah beragam manfaat bawang hitam atauĀ black garlicĀ yang bisa Anda peroleh:

1. Menjaga kesehatan jantung

Sama dengan bawang putih, bawang hitam juga memiliki manfaat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu menurunkanĀ hipertensi.

Selain itu, bawang hitam diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak dalam darah, sehingga mengurangi risiko Anda menderitaĀ penyakit jantung koroner.

2. Mencegah penyakit kanker

Berkat kumpulan senyawa bioaktifnya, bawang hitam juga diduga bermanfaat untuk mencegahĀ penyakit kanker. Salah satu penelitian yang telah dilakukan adalah manfaat bawang hitam padaĀ kanker kolorektal.

Aktivitas antioksidan dari senyawa bioaktif ini mampu melawan radikal bebas berlebih dalam tubuh yang berpotensi menyebabkan berkembangnya sel kanker.

3. Menjaga fungsi otak

Selain menangkalĀ radikal bebas, antioksidan dalam bawang hitam juga dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Khasiat ini diduga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif, yakni kemampuan Anda dalam berpikir, mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan.

Mengonsumsi makanan kaya antioksidan juga mampu mencegah Anda mengalami berbagai penyakit akibat penurunan fungsi kognitif, sepertiĀ penyakit AlzheimerĀ danĀ penyakit Parkinson.

4. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Kandungan antioksidan dalam bawang hitam dapat menjaga sel-sel imunitas Anda dari kerusakan akibat radikal bebas berlebih. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dengan sistem kekebalan yang baik, tubuh Anda akan mampu melawan berbagai miikroorganisme penyebab penyakit dengan lebih efektif.

5. Menjaga kadar gula darah

Kandungan senyawa polifenol,Ā flavonoid, dan antosianin dalam bawang hitam bermanfaat untuk menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil. Selain itu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa sifat antioksidan dari senyawa-senyawa ini juga mampu mencegah berbagaiĀ komplikasi akibat penyakit diabetes.

Cara Mudah Mendapatkan Manfaat Bawang Hitam

Memperoleh bawang hitam mungkin tidak akan semudah mendapatkan bawang putih segar di pasaran. Namun, jangan khawatir. Anda bisa membuat bawang hitam sendiri di rumah hanya dengan menggunakanĀ rice cooker.Ā Berikut ini adalah beberapa langkahnya:

  • SiapkanĀ rice cookerĀ dan masukkan beberapa siung bawang putih ke dalamnya.
  • Atur tombolĀ rice cookerĀ ke setelan untuk menghangatkan (bukan untuk memasak).
  • Diamkan selama 2 minggu dengan suhu hangat yang terus menyala.
  • Setelah 2 minggu, keluarkan bawang yang sudah menghitam dariĀ rice cooker.

Manfaat bawang hitam bisa Anda dapatkan dengan risiko efek samping yang tergolong minimal. Setelah melewati proses fermentasi,Ā black garlicĀ sudah bisa langsung Anda konsumsi, atau bisa juga Anda tambahkan ke dalam hidangan lainnya sebagai pengganti bawang putih segar.

Anda bisa berkonsultasi terlebih dahuluĀ ke dokterĀ jika masih ragu untuk menambahkan bawang hitam ke dalam hidangan sehari-hari, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu. Dengan begitu, dokter bisa menyarankan asupan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *