Beranda / Olahraga / Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Foto: Visionhaus/Getty Images/Visionhaus

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden FIFA Gianni Infantino buka suara soal wacana jual saham Piala Dunia. Dirinya tegaskan, nantinya tiap negara anggota bisa kebagian cuan untuk kembangkan sepakbola.
Dilansir dari The Times, Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia. FIFA akan menggandeng setiap negara anggota asosiasi sebagai pemegang saham, juga bekerja sama dengan pihak ketiga.

Ada perusahaan baru yang akan dinamai FIFAForward Enterprise (FFE) sebagai wadahnya dan dikontrol penuh oleh FIFA. Para investor swasta juga bisa ikutan, yang dikawal oleh FIFA dan perusahaan AS, Thrive Eternal sebagai pemimpin kelompok investor.

Namun perlu diingat, investor swasta yang dimaksud yakni lembaga keuangan atau investor strategis global. Bukan investor ritel alias masyarakat umum.

Wacana tersebut mendapat pertentangan keras. UEFA menolak Piala Dunia dijadikan saham dan dijual, karena mencederai nilai-nilai sportivitas.

UEFA bahkan siap memboikot Piala Dunia andai FIFA kukuh untuk mewujudkan wacananya itu. Dinilai, Piala Dunia harus lepas dari kepentingan mana pun!

Lewat Instagram pribadinya, Gianni Infantino buka suara soal wacana jual saham Piala Dunia. Meski, kata-kata penjualan saham terdengar implisit.

“FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA,” bukanya.

“Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan.,” paparnya.

Kata-kata ‘usaha baru’ diyakini adalah rencana penjualan saham Piala Dunia. Menilik soal komersial, pendapatan Piala Dunia memang terus naik tiap edisi. Misalnya cuan 7,5 juta USD di edisi 2022 kemudian naik jadi 15 juta uSD di edisi 2026 kemarin.

Gianni Infantino menutup, FIFA harus berevolusi untuk pengembangan sepakbola. Melalui FFE, tiap negara anggota FIFA pun akan kebagian cuan untuk pengembangan sepakbola di tempatnya masing-masing.

“Memperkuat sisi komersial permainan adalah langkah selanjutnya yang wajar dalam evolusi FIFA setelah satu dekade reformasi tata kelola dan pengembangan yang diperluas. Melalui Program FIFA Forward, pendanaan akan meningkat dari USD 8 juta menjadi USD 20 juta per Asosiasi Anggota FIFA melalui Program FIFA Fast Forward yang baru,” tulisnya.

“Ini adalah peluang emas untuk mempercepat pengembangan sepakbola di seluruh dunia. Tetapi ini hanyalah sebuah tawaran, bukan kewajiban. Pilihan tersebut berada di tangan Asosiasi Anggota FIFA kami, dan kami di sini untuk mendiskusikannya dengan semua orang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *