Beranda / Daerah / Silaturahmi Budaya Masyarakat Adat Karuhun Urang Sunda Wiwitan dengan Sri Sultan HB X

Silaturahmi Budaya Masyarakat Adat Karuhun Urang Sunda Wiwitan dengan Sri Sultan HB X

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Silaturahmi budaya keluarga besar Pangeran Djatikusumah dan masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat pelestarian manuskrip yang menjadi bagian dari kekayaan sejarah dan budaya Paseban.

Pertemuan berlangsung di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Sabtu (8/8), dan diikuti 20 orang. Didampingi Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Sri Sultan menerima rombongan AKUR yang membawa sejumlah agenda kebudayaan, dengan perhatian utama pada pelestarian manuskrip, seni dan Batik Tulis Paseban, karya buku, ketahanan pangan berbasis pangan lokal, serta keberlanjutan budaya dan keberagaman.

Ketua Rombongan AKUR, Juwita Djatikusumah Putri, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan Keraton Yogyakarta.

“Kami datang untuk bersilaturahmi dan belajar. Kami berharap hubungan ini dapat berkembang menjadi kerja sama dalam pelestarian budaya, seni, karya buku, manuskrip, hingga ketahanan pangan berbasis budaya,” ujar Juwita.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah pelestarian sekitar 150 ribu lembar manuskrip yang menjadi bagian dari kekayaan sejarah dan budaya Paseban. Manuskrip tersebut dinilai menyimpan pengetahuan dan ingatan masyarakat yang perlu dijaga agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menanggapi hal tersebut, Sri Sultan menjelaskan bahwa Keraton Yogyakarta memiliki pengalaman panjang dalam penyelamatan dan perawatan naskah. Sejumlah manuskrip Keraton memiliki sejarah panjang, termasuk naskah yang pernah dibawa Inggris pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *