Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (ketiga kanan) saat meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Kamis 20 Agustus 2026 sore. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)
Jombang,REDAKSI17.COM – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, telah mencapai sekitar 85%. Muktamar NU ke-35 dijadwalkan dibuka Presiden Prabowo Subianto pada 27 Agustus 2026.
Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, persiapan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan muktamar.
“Secara keseluruhan persiapan sudah lebih dari 85%. Waktu yang tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh panitia untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada,” kata Gus Ipul saat meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Kamis (20/8/2026) sore.
Menurut dia, Tambakberas telah menyiapkan akomodasi yang memadai untuk lebih dari 3.000 peserta Muktamar ke-35 NU. Kebutuhan konsumsi peserta juga terus dimatangkan agar seluruh kebutuhan selama pelaksanaan dapat terpenuhi.
Selain peserta, kebutuhan konsumsi bagi partisipan dan pengunjung disiapkan melalui dukungan dapur umum yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Panitia juga telah menyiapkan sejumlah lokasi persidangan dan tempat pembukaan. Materi muktamar disebut telah masuk tahap percetakan, selain disiapkan dalam format digital untuk memudahkan peserta.
“Materi yang terkait dengan muktamar sudah masuk di percetakan. Kita juga menyiapkan file digital dan hardcopy untuk menghormati peserta yang belum terbiasa membaca file digital,” ujar salah seorang panitia.
Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Panitia juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat menjaga suasana tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi palsu menjelang muktamar. Masyarakat diminta menyaring informasi di media sosial yang dinilai tidak sesuai fakta.
Muktamar ke-35 NU mengusung semangat kegembiraan, kerukunan, dan keberkahan. Panitia berharap pelaksanaan muktamar yang menjadi agenda perdana NU pada abad kedua tersebut berjalan aman, kondusif, dan menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan.
“PBNU telah mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta kesediaannya membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026,” pungkasnya.




