KALIMANTAN,REDAKSI17.COM – Video seorang pria menanam bibit kelapa sawit di lahan yang tampak menghitam bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) viral di media sosial. Aktivitas tersebut langsung menuai sorotan karena dilakukan di tengah persoalan karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan.
Dalam video, pria tersebut terlihat membawa sejumlah bibit sawit dan menanamnya di atas lahan yang dipenuhi sisa tanaman terbakar. Tanah tampak hitam dan berdebu, dengan batang serta vegetasi hangus masih terlihat di sejumlah titik.
Video yang pertama kali diunggah akun TikTok @mu.aaprisahmi itu kemudian dibagikan ulang akun Instagram @lambeturah pada Jumat (28/8/2026). Namun, lokasi pasti, waktu, dan penyebab kebakaran lahan tersebut belum diketahui.
Pemilik video yang mengaku bernama Fahmi kemudian memberikan klarifikasi. Ia menegaskan lahan tersebut bukan kawasan hutan lindung dan telah memiliki izin pengelolaan.
“Ini bukan hutan lindung dan hutan ini sudah izin kelola,” tulis Fahmi.
Pernyataan itu muncul setelah warganet mempertanyakan aktivitas penanaman sawit di lahan bekas terbakar, termasuk dugaan pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Sementara itu, aktivis sekaligus YouTuber Andrew Kalaweit sebelumnya turut menyoroti karhutla di Kalimantan. Ia menyebut kebakaran hutan tidak terjadi dengan sendirinya dan menyinggung pembukaan lahan untuk perkebunan sawit.
“Hutan tidak terbakar dengan sendirinya,” tulis Andrew.
Di tengah polemik tersebut, kabut asap akibat karhutla masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Pada Sabtu (29/8/2026), kabut tebal dilaporkan mengganggu jarak pandang di sejumlah kawasan Banjarbaru, termasuk Pengayuan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Trikora.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran lahan dalam video tersebut belum diketahui. Klaim mengenai izin pengelolaan lahan juga masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.





