Beranda / Olahraga / Jorge Martin Susah Ngebut di MotoGP Aragon, Ini Masalahnya

Jorge Martin Susah Ngebut di MotoGP Aragon, Ini Masalahnya

Jorge Martin. Foto: REUTERS/Pablo Morano

Jakarta,REDAKSI17.COM – Jorge Martin kesulitan melaju kencang di MotoGP Aragon 2026. Grip menjadi masalah utama yang membuat pebalap Aprilia Racing itu tak mampu bersaing untuk podium.
Pada seri sebelumnya Martin tampil impresif di MotoGP Silverstone dengan meraih finis 1-2. Tapi di Aragon dia hanya mampu finis kelima pada dua balapan yang digelar.

Hasil tersebut memang tidak bisa disebut buruk bagi Martin. Dia masih memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 19 poin atas Marc Marquez dan 24 poin atas rekan setimnya di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi.

Namun, Martin tak memiliki pace seperti di Silverstone. Jika sebelumnya dia mampu bersaing untuk kemenangan di kedua balapan MotoGP, di Aragon dia tidak punya kecepatan untuk memperebutkan podium, baik dalam balapan jarak pendek maupun balapan utama.

Dua kali finis kelima akhirnya menjadi hasil maksimal yang bisa diraih Martin. Dia pun tetap merasa puas dengan pencapaian tersebut.

“Itu sulit, tetapi tidak berbeda dari apa yang saya harapkan,” kata Jorge Martin mengenai balapannya di Aragon seperti dilansir Crash.net.

“Saya mencoba untuk optimistis dan mungkin dengan start yang bagus saya bisa melakukan sesuatu yang berbeda, tetapi saya tidak bisa. Hari ini finis lima besar adalah hasil maksimal dan saya senang bisa mendapatkan hasil maksimal. Saya benar-benar ingin melangkah maju dan memikirkan Misano.”

Martin mengaku sudah mengetahui sejak Jumat bahwa dirinya sulit bersaing untuk podium di Aragon. Menurut Martin, masalah grip menjadi kendala utamanya sepanjang akhir pekan di Aragon.

“Setelah Silverstone tentu perasaan saya sedikit lebih baik, jadi saya berharap mungkin bisa bertarung untuk podium, tetapi sejak Jumat saya sudah melihat bahwa saya tidak bisa. Saya tahu finis lima besar saja akan sulit, jadi saya senang setidaknya hari ini saya lebih dekat ke podium dibandingkan kemarin,” ucapnya.

“Grip secara keseluruhan menjadi batasan saya sepanjang akhir pekan. Saya sangat kesulitan dengan grip. Saya rasa menjelang [paruh] balapan atau di akhir balapan saya merasa sedikit lebih baik. Saya bisa sedikit mengejar Alex [Marquez].”

“Secara keseluruhan saya senang dengan itu, tetapi ini adalah pencapaian maksimal yang bisa saya lakukan. Hari ini, seperti yang saya katakan sebelumnya, finis lima besar adalah hasil maksimal dan saya mendapatkan poinnya. Saya lebih memilih itu [daripada] mengambil risiko dan terjatuh. Ini yang menurut saya perlu saya lakukan saat ini,” tuturnya.

Situasi itulah yang kemudian membuat dirinya memilih untuk tidak memaksakan diri di MotoGP Aragon. “Mungkin di balapan-balapan berikutnya saya harus mengambil lebih banyak risiko, tetapi tidak untuk balapan yang satu ini.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *