Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Jakarta,REDAKSI17.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pembiayaan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memakai pinjaman dari bank BUMN. Purbaya memastikan pemerintah tidak akan telat membayar utang pinjaman tersebut.
Pasalnya, menurut Purbaya, pemerintah telah berkomitmen membayar Rp 40 triliun tiap tahun.
“Kita setiap bayar Rp 40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita,” ujar Purbaya di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Purbaya juga memastikan pemerintah tidak membiarkan terjadi kredit macet di bank terkait pembangunan Kopdes Merah Putih. Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini pun menjamin akan menyiapkan cara khusus demi menjamin kelancaran pembayaran ke bank BUMN.
Namun, Purbaya enggan menjelaskan cara khusus tersebut.
“Nanti kita akan carikan cara khusus untuk memastikan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kita lihat nanti ada nggak cara untuk memastikan kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan, bisa kita bayarkan,” terang Purbaya.
Di sisi lain, Purbaya menambahkan, pemerintah juga memiliki dana tunai lebih dari Rp 500 triliun.
“Pokoknya ada Rp 510 triliun lebih cash-nya sekarang. Kalau dibilang uang saya Rp 8,1 triliun, ya nggak. Sudah disiapkan kok Rp 40 triliun,” jelas Purbaya.





