Beranda / Daerah / Manunggal Fair 2026 Hadirkan 312 Stan, Jadi Ruang Promosi UMKM dan Interaksi Masyarakat

Manunggal Fair 2026 Hadirkan 312 Stan, Jadi Ruang Promosi UMKM dan Interaksi Masyarakat

Image Berita

Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Manunggal Fair 2026 kembali hadir sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo. Mengusung tema “Satu Jiwa Satu Rasa dari Kulon Progo untuk Indonesia”, kegiatan ini akan berlangsung pada 25 September hingga 7 Oktober 2026 di Alun-Alun Wates.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda Aneka Usaha Kulon Progo Muhammad Nasta’in, S.E., M.M., dalam konferensi pers Manunggal Fair 2026 di Ruang Rapat Menoreh, Senin (21/9/2026). Perumda Aneka Usaha mendapat amanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Manunggal Fair 2026 menghadirkan 312 stan, terdiri atas 112 stan umum, 14 stan VIP, 38 stan OPD, 125 stan Gebyar UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM, serta 23 stan Paguyuban PKL. Beragam kegiatan juga disiapkan, mulai dari pameran pembangunan, festival kesenian dan ekonomi kreatif, hingga berbagai perlombaan untuk jenjang pendidikan.

Muhammad Nasta’in menyampaikan, Manunggal Fair diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berekspresi, berkreasi, dan berinovasi. Kehadiran kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat.

“Tidak lupa, kami memberi kesempatan untuk UMKM dapat menjual dan mengenalkan produk mereka kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. mengatakan, Manunggal Fair diharapkan menjadi wahana bagi masyarakat untuk berinteraksi, memperoleh informasi mengenai pembangunan daerah, sekaligus menikmati hiburan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menampilkan berbagai produk dan karya yang telah dihasilkan.

“Besar harapan saya, acara ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat dan para pengusaha UMKM maupun perusahaan yang mengisi acara di Manunggal Fair tersebut,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, terutama terkait tata kelola acara, parkir, dan kebersihan. Dengan target sekitar 100 ribu pengunjung, pengelolaan kawasan kegiatan perlu dilakukan secara tertib agar tetap nyaman dan aman bagi masyarakat.

“Parkir jangan sampai memenuhi jalan. Tetap harus ada lintasan untuk kedaruratan dan evakuasi kebencanaan,” tegasnya.

Terkait parkir, panitia menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar kawasan Alun-Alun Wates dan mendorong pengelola parkir mengikuti ketentuan parkir insidental. Panitia bersama pihak terkait juga akan melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung.

Untuk biaya penitipan kendaraan, panitia menyampaikan ketentuan sebesar Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat setiap hari. Karcis yang digunakan merupakan desain resmi panitia dan menjadi penanda bagi pengelolaan parkir selama Manunggal Fair 2026.

Melalui penyelenggaraan Manunggal Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi, memperluas pasar UMKM, serta mempertemukan berbagai potensi dan kreativitas masyarakat Kulon Progo dalam semangat kebersamaan.

Source: media center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *