Karnaval Pelajar SMPN 9 Yogyakarta Meriahkan HUT ke-270, Angkat Ragam Budaya Yogyakarta

Kotagede,REDAKSI17.COM – Lebih dari 700 pelajar SMP Negeri 9 Yogyakarta mengikuti Karnaval Pelajar dalam rangka memperingati HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang mengambil start dan finis di SMPN 9 Yogyakarta tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreasi budaya Yogyakarta.

Karnaval dilepas oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori melalui prosesi flag off. Dalam sambutannya, Budi mengajak para pelajar memaknai peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta melalui semangat “Otentik Konkret”.

Flag off oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori.

“Otentik berarti kita mengenali dan bangga terhadap jati diri Yogyakarta. Konkret berarti kebanggaan itu tidak berhenti dalam kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan dan karya nyata,” ujarnya.

Ia menilai semangat tersebut tercermin dalam kreativitas yang ditampilkan para pelajar. Sejumlah peserta mengangkat gunungan dan gagrak Yogyakarta, bregada, Punokawan, jathilan, Tari Angguk, wanara, hingga flashmob Gugur Gunung.

Karnaval Pelajar SMPN 9 Yogyakarta.

Menurutnya, pelajar tidak hanya menjadi penonton kebudayaan, tetapi juga merupakan pewaris sekaligus pencipta masa depan budaya Yogyakarta. Karena itu, kecintaan terhadap budaya perlu berjalan beriringan dengan kreativitas, penguasaan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Anak-anak pelajar bukan hanya penonton kebudayaan Yogyakarta. Kalian adalah pewaris sekaligus pencipta masa depan kebudayaan itu,” katanya.

Bregada jadi maskot utama beberapa kelas di SMPN 9 Yogyakarta.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjadikan karnaval sebagai momentum membangun budaya tertib, saling menghormati, menjaga kebersihan, menghargai pengguna jalan, dan menjaga keselamatan selama perjalanan.

“Kota yang kuat bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh warganya yang mencintai identitasnya dan bersedia berbuat nyata untuk menjaganya,” tuturnya.

Punokawan juga menjadi salah satu tema yang diambil dalam Karnaval Pelajar SMPN 9 Yogyakarta.

Kepala SMPN 9 Yogyakarta, Agus Margono, menyampaikan karnaval diikuti seluruh siswa dengan masing-masing kelas diberikan ruang untuk menentukan konsep dan menampilkan kreativitasnya.

“Tema yang diangkat beragam, mulai dari bregada, musik drumband, edan-edanan, hingga tokoh-tokoh wayang,” ujarnya.

Edan-edanan menjadi tema yang diambil sala satu kelas di SMPN 9 Yogyakarta.

Salah satu peserta, Diki Arya Dewangga, siswa kelas 8F, turut tampil dengan mengusung tema Bregada Nyutra. Persiapan dilakukan bersama teman-temannya sejak Kamis hingga Sabtu dengan dukungan wali kelas dan orang tua.

“Kompak sekali. Kamis, Jumat, Sabtu kami latihan. Minggunya untuk istirahat dan persiapan,” kata Diki.

Senyum antusias para peserta Karnaval Pelajar SMPN 9 Yogyakarta.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar tahun depan karena menurutnya karnaval menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.

Dalam pelaksanaannya, peserta menempuh rute dari SMPN 9 Yogyakarta melalui Jalan Ngeksigondo, Jalan Gedongkuning, Jalan Nyi Ageng Nis, Jalan Retno Dumilah, kemudian kembali ke sekolah. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal, menampilkan, dan menghidupkan budaya Yogyakarta.