
Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulon Progo dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara produktif, aman, dan etis untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Pelatihan bertajuk “Korpri Melek AI� ini digelar dalam rangka HUT Korpri ke-55 secara hybrid, daring melalui Zoom Meeting dan luring di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kulon Progo ini menghardirkan narasumber dari Kepala BLSDM Komdigi Yogyakarta, Dr. Anton Susanto, S.E., M.T.I., Dengan tujuan untuk mendorong para pegawai agar memiliki kemampuan mengoptimalkan produktivitas serta kinerja instansi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak.
Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-55 KORPRI sekaligus Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulon Progo, Sudarmanto, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan ASN menuju digitalisasi daerah.
“hari ini temanya lebih pada konteks menunjang profesionalitas dan juga kinerja ASN sehingga bahwa hari ini kita hadirkan Bapak Ibu dari seluruh OPD, baik secara luring dan daring. Agar kita mengerti AI bisa mendorong kita lebih punya kemampuan menguatkan produktivitas dan kinerja kita dalam rangka ASN” tutur Sudarmanto.

Sudarmanto juga menegaskan bahwa pemanfaatan AI sebagai transformasi digital, merupakan sebuah keharusan agar kinerja birokrasi dapat berlipat ganda.
“Karena memang sekarang ini digitalisasi adalah keniscayaan, digitalisasi adalah suatu yang memang harus kita lakukan dalam rangka untuk bagaimana memproduksi kinerja kita lebih berlipat-lipat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum kita” jelas Sudarmanto.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono, yang sekaligus membuka acara tersebut mengingatkan pentingnya kehati-hatian serta verifikasi ulang saat memanfaatkan teknologi AI dalam tata kelola perkantoran.
“Saya berharap Bapak Ibu semua, ketika membuat draf, kemudian membuat laporan yang itu diserahkan dari AI, harus kita cek ulang, Bapak Ibu semuanya. Jangan sampai kemudian data-data yang seharusnya tidak ada di lingkungan kita, karena yang namanya AI adalah data-data apapun bisa ada di sana” ujar Triyono
Triyono menekankan agar para ASN tetap mengedepankan etika, adab, serta tidak sepenuhnya menyerahkan proses berpikir kepada mesin

“harus kita akui AI itu sangat pintar, tapi adab itu tetap menjadi pedoman kita, harus menjadi nomor satu yang kita junjung, Bapak Ibu semuanya. Jangan pakai AI untuk kemudian malas berpikir. Jangan sampai kita jadi ASN yang otaknya sepenuhnya kita serahkan kepada AI” tegas Triyono.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para peserta yang hadir. Salah satu peserta dari unsur ASN Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Tin Kumalasari, menyampaikan kesan positifnya terhadap pelatihan ini.
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami sebagai ASN untuk beradaptasi dengan teknologi modern secara bijak. Memanfaatkan AI tentu sangat membantu mempercepat pekerjaan, namun tetap memerlukan ketelitian, verifikasi data, dan etika agar pelayanan publik di Kulon Progo berjalan profesional dan tetap aman” jelas Tin.
panitia juga telah menyiapkan beragam rangkaian kegiatan lainnya dalam HUT Korpri ke-55 Kabupaten Kulon Progo. mulai dari lomba olahraga, aksi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti penyaluran bantuan air bersih yang telah dilakukan sebanyak 103 tangki ke wilayah pegunungan seperti Girimulyo dan Samigaluh. Selain itu, agenda penutupan juga akan disemarakkan dengan fun walk, gebyar UMKM di alun-alun pada 13 November 2026, serta aksi penanaman pohon di wilayah pegunungan bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Source: media center





