Spidol

Sejarah spidol dimulai dengan paten pertamanya pada tahun 1910 oleh Lee Newman, tetapi spidol modern dipopulerkan pada tahun 1953 oleh Sidney Rosenthal dengan “Magic Marker”-nya, yang menggunakan botol kaca berisi tinta dengan sumbu wolPerkembangan lebih lanjut terjadi pada tahun 1962 dengan munculnya pena berujung serat modern oleh Yukio Horie, yang kemudian menjadi dasar bagi banyak spidol yang kita gunakan sekarang. 

Perkembangan awal
    • 1910: 
      Lee W. Newman mematenkan spidol berujung bulu pertama, yang merupakan desain dasar berupa silinder berisi tinta dengan ujung spidol. 

  • 1926: 
    Benjamin Paskach menciptakan “kuas cat air mancur” yang memiliki ujung spons dan dapat menampung berbagai warna cat. 

  • 1953: 
    Sidney Rosenthal mempopulerkan “Magic Marker”, spidol pertama yang terdiri dari tabung kaca berisi tinta dan sumbu bulu felt. 

Inovasi selanjutnya
  • 1958: 
    Penggunaan spidol menjadi umum untuk berbagai keperluan, seperti pelabelan dan membuat poster. 

  • 1962: 
    Yukio Horie dari Tokyo Stationery Company (sekarang Pentel) mengembangkan pena berujung serat modern yang berbeda dari spidol sebelumnya, menjadi dasar bagi pena berujung serat seperti sekarang ini. 

  • 1964: 
    Sanford Ink Company mengalihkan fokusnya ke spidol dan memperkenalkan Sharpie sebagai spidol permanen pertama yang berbentuk pena. 

  • 1979: 
    Sharpie memperkenalkan spidol Extra Fine Point yang dapat digunakan di berbagai permukaan. 

  • 1987: 
    Copic Sketch dirilis, yang semakin mempopulerkan spidol untuk ilustrasi profesional. 

Kami penyedia Alat Tulis dan Perkantoran skala kecil dan grosir,info hub 087849378899

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *