Sleman,REDAKSI17.COM – UMKM DIY kembali menorehkan capaian dengan melepas ekspor perdana produk furnitur dalam kegiatan pelepasan ekspor serentak nasional. Pelepasan ekspor tersebut dilaksanakan oleh CV Sorajati Dharma Biru, Maguwoharjo, Sleman pada Selasa (17/12), yang menjadi salah satu dari delapan titik strategis pelepasan ekspor di Indonesia.
Pada pelepasan ekspor tersebut, CV Sorajati Dharma Biru mengirimkan dua kontainer pertama dengan nilai ekspor sebesar USD 80.400. Sementara, total mencapai sembilan kontainer dengan nilai keseluruhan sebesar USD 334.575, dengan mitra yang sama di Bora-Bora Island, French Polynesia.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati, menyampaikan bahwa ekspor perdana ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk UMKM DIY yang memiliki kualitas dan daya saing. “Peningkatan volume dan ragam ekspor adalah indikator yang nyata dari kualitas daya saing dan inovasi produk-produk kita di mata dunia,” tambah Yuna.
Yuna pun menyampaikan apresiasi kepada CV Sorajati, produk furnitur yang dilepas merupakan salah satu komoditas unggulan DIY dengan nilai tambah tinggi. “Produk-produk furnitur yang merupakan salah satu komoditi utama produk ekspor dari DIY, CV Sorajati Dharma Biru telah membuktikan komitmennya sebagai salah satu ujung tombak ekspor DIY, membawa nama baik daerah di rancah internasional,” terangnya.
Lebih lanjut, Yuna menegaskan Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus berkomitmen mendorong UMKM untuk naik kelas melalui berbagai program pendampingan. “Dinas perindustrian dan perdagangan DIY berkomitmen penuh untuk terus memberikan dukungan baik melalui fasilitasi pameran, business matching dan juga pelatihan-pelatihan. Maupun kemudahan perizinan agar semakin banyak perusahaan UMKM di DIY yang mampu menembus pasar ekspor,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan RI, Tirta Karma Senjaya, menegaskan bahwa industri furnitur merupakan salah satu sektor unggulan Indonesia dengan daya saing kuat di pasar global. “Keunggulan bahan baku, keterampilan pengerajin, kualitas desain, serta konektifitas UKM kita menjadikan produk Indonesia memiliki posisi yang kompetitif di pasar internasional, termasuk pasar non-tradisional yang semakin berkembang,” ujar Tirta.
Dalam konteks penguatan kapasitas UMKM, Tirta menilai CV Sorajati Dharma Biru sebagai contoh pelaku usaha yang berhasil naik kelas melalui konsistensi dan pemanfaatan program pembinaan ekspor. “CV Sorajati Dharma Biru atau Sorajati merupakan salah satu contoh UMKM yang berhasil di sini naik kelas melalui konsistensi, inovasi dan pemanfaatan program pembinaan ekspor yang sudah disediakan,” ucapnya.
Pun, Pimpinan CV Sorajati Dharma Biru, Yosef Boyke Dharma, menyampaikan bahwa pelepasan ekspor serentak ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri. “Pelepasan ekspor secara serentak ini tidak hanya menunjukkan optimisme dunia usaha tetapi juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pelaku industri sehingga kita mampu menghadirkan produk-produk unggulan nasional yang kompetitif dan memiliki nilai tambah tinggi untuk menembus pasar global,” ujarnya.
Yosef mengungkapkan ekspor perdana tersebut dilakukan sebanyak dua kontainer dari total sembilan kontainer dengan nilai keseluruhan USD 334.575 dan total produk yang dikirimkan sebanyak 532 pieces.“Ekspor perdana hari ini sebanyak 2 kontainer dari total 9 kontainer dengan nilai 334.575 USD dengan total produk yang dikirimkan sebanyak 532 pieces,” ujarnya.
Yosef berharap ekspor perdana ini dapat menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk terus memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk furnitur lokal di tingkat global. “Yang diharapkan menjadi langkah awal bagi CV Sorajati Dharma Biru untuk terus memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk furnitur lokal di pasar global,” pungkasnya.
HUMAS PEMDA DIY




