Yogyakarta,REDAKSI17.COM— Situasi dan kondisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada malam pergantian tahun baru 2026 dipastikan aman, kondusif, dan terkendali. Hal ini disampaikan Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono dalam video conference perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) malam pergantian tahun yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Hadir dalam video conference yang berlangsung di Pos Pengamanan Teteg Malioboro, Yogyakarta, Rabu malam (31/12), Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi wakilnya, jajaran Forkopimda DIY, serta stakeholder terkait. Kehadiran para pimpinan daerah menunjukkan kuatnya koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah lonjakan wisatawan pada puncak libur akhir tahun.
Dalam laporannya, Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono menegaskan hingga malam hari situasi kamtibmas di seluruh wilayah Polda DIY tetap aman dan kondusif. Seluruh pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu melaksanakan tugas secara optimal untuk memastikan kenyamanan masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke DIY.
“Kami bersama Wagub DIY Paku Alam X, Forkopimda DIY, wali kota, dan seluruh stakeholder saat ini hadir untuk memberikan laporan bahwa situasi dan kondisi di wilayah Polda DIY dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya.
Anggoro menuturkan secara keseluruhan situasi di wilayah DIY berada dalam kondisi aman. Jumlah kendaraan yang masuk ke DIY hingga pukul 15.00 WIB mencapai 2.023.315 unit. Sementara itu, jumlah wisatawan hingga hari ini tercatat sebanyak 2.660.208 orang yang tersebar di 14 objek wisata populer DIY. Kunjungan ke pusat perbelanjaan dan mal juga meningkat hingga 20 persen.
Kapolda turut melaporkan situasi pengamanan Misa Natal di 116 gereja di DIY dengan total jemaat mencapai sekitar 33.320 orang. Adapun ruang publik dan titik kumpul masyarakat pada malam pergantian tahun tersebar di 88 titik dengan estimasi pengunjung 430 ribu orang.
“Untuk pelibatan personel, Polda DIY menurunkan sebanyak 2.450 personel dalam pengamanan malam tahun baru. Seluruh jajaran Kepolisian di DIY telah melakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk pelarangan penyalaan petasan,” tegasnya.
Sektor pariwisata DIY juga mencatat peningkatan signifikan. Tingkat okupansi hotel berada pada kisaran 85–90 persen berdasarkan laporan PHRI. Wisatawan didominasi dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta wisatawan mancanegara seperti dari Malaysia, Singapura, dan Australia. Pusat perbelanjaan turut mencatat kenaikan pengunjung hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Arus lalu lintas DIY terpantau ramai namun terkendali. Rekayasa lalu lintas diterapkan melalui pengalihan jalur dan sistem buka-tutup di sejumlah titik rawan kepadatan seperti Malioboro, Jalan Jenderal Sudirman, dan koridor Yogyakarta–Solo. Sinergi Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Dinas Perhubungan DIY, dan para pemangku kepentingan mampu mencegah terjadinya kemacetan panjang,” terangnya.
Kapolda DIY juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api berukuran besar sebagai bentuk empati terhadap sejumlah wilayah lain yang sedang dilanda bencana. Masyarakat diminta tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perayaan pergantian tahun.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pengamanan di DIY. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi personel yang bertugas di kawasan pantai selatan yang menjadi tujuan wisata utama.
Kapolri menutup arahannya dengan menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada seluruh masyarakat DIY dan warga Indonesia. Dengan pengamanan terpadu, koordinasi lintas sektor, serta kesadaran bersama, malam pergantian tahun di DIY berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Humas Pemda DIY




