UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerjunkan ratusan petugas untuk membersihkan sampah malam tahun baru di sejumlah titik pusat keramaian dan seluruh wilayah kota. Khusus untuk kawasan Malioboro para petugas kebersihan akan mulai bergerak pada malam hari. Langkah itu untuk membersihkan sampah yang bermunculan dari keramaian masyarakat di malam tahun baru. Pemkot Yogyakarta menargetkan sebelum pagi hari 1 Januari 2025, kondisi sudah bersih dari sampah.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan Pemkot Yogyakarta memberikan perhatian penanganan peningkatan volume sampah pada libur Natal dan Tahun Baru. Terutama pada malam tahun baru yang biasanya muncul banyak sampah. Oleh sebab itu pihaknya sudah meminta jajaran dinas terkait untuk mengantisipasi dan menangani sampah tahun baru.
“Kami memang memperhatikan itu. Misalkan kebersihan di Malioboro. Tentu kita akan antisipasi karena biasanya nanti kalau malam tanggal satu itu mesti itu hujan sampah gitu. Jadi, makanya kita minta untuk antisipasi dan teman-teman dari tim Malioboro juga sudah siap,” kata Hasto saat jumpa pers terkait kesiapan libur Natal dan tahun baru, belum lama ini.
Menurut Hasto dari pengalaman-pengalaman sebelumnya volume sampah libur Natal dan Tahun Baru di Kota Yogyakarta bisa mencapai sekitar 40 persen. Pada hari biasa volume sampah yang dikelola Pemkot Yogyakarta sekitar 260 ton/hari. Saat libur Natal dan Tahun Baru dimungkinkan menjadi sekitar 360 ton/hari. Apalagi diprediksi pergerakan masyarakat yang masuk ke Yogyakarta saat libur Natal dan Tahun Baru mencapai sekitar 7 juta orang.
Pihaknya menegaskan menghadapi libur Natal dan Tahun baru Pemkot Yogyakarta juga sudah mengosongkan depo-depo sampah. “Depo-depo sudah kita kosongkan. Depo RRI (Kotabaru) sudah kosong dan ditutup, sudah tidak dibuka lagi karena dekat gereja. Kami juga menyiagakan lima belas truk compactor sehingga sampah yang dimasukan dikompres dan muatannya banyak ,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq menjelaskan DLH menyiapkan sekitar 175 personel, 20 truk dan 40 kendaraan roda tiga untuk membersih sampah malam tahun baru. Para petugas kebersihan itu akan bersiap di sejumlah titik strategis daerah persiapan sejak pukul 22.00 WIB. Petugas kebersihan DLH Kota Yogyakarta melakukan pembersihan jalan dan pusat keramaian di luar kawasan sumbu filosofi. Untuk pembersihan sampah di kawasan sumbu filosofi dari Tugu sampai Titik Nol Kilometer dilaksanakan personel UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.
“Sejak malam pasukan orange sudah stand by di 8 titik strategis daerah persiapan. Pada dini hari langsung bergerak membersihkan sampah di seluruh Kota Yogyakarta sehingga bisa segera bersih kembali sebelum pagi,” terang Rajwan, saat dikonfirmasi, Rabu (31/12/2025).
Dia menyebut volume sampah pada libur Natal dan Tahun Baru di Kota Yogyakarta mulai per 22 Desember rata-rata sekitar 400 ton/hari. Sebanyak 14 depo yang ada di Kota Yogyakarta siap menampung pembersihan sampah di malam tahun baru. DLH Kota Yogyakarta juga akan memaksimalkan unit-unit pengolahan sampah yang ada antara lain Nitikan, Kranon, Karangmiri dan Sitimulyo.
Sedangkan Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni menyatakan menyiapkan sekitar 100 personel kebersihan yang bertugas saat malam tahun baru di kawasan Tugu, Malioboro, Titik Nol dan Pangurakan. Selama libur Natal dan Tahun Baru ada peningkatan volume sampah di kawasan tersebut menjadi sekitar 2,8 ton/hari dibandingkan hari biasa, sekitar 1,8 ton/hari.
“Khusus untuk malam tahun baru personil akan bergerak di pukul 21.00 WIB dengan pola penyisiran ringan. Kemudian dilanjutkan pukul 24.00 WIB bergerak penyapuan besar dan penyisiran mulai dari Tugu, Malioboro, Titik Nol, Pangurakan. Target bersih malam tahun baru pukul 02.00 WIB sudah clear,” pungkasnya.


