KOTAGEDE,REDAKSI17.COM -Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan membuka perdana Aileen Gallery dan pameran lukisan Solo Art Exhibition ke-5 karya pelukis cilik Aileen Nathania Pranata. Pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi dan mendukung keberadaan galeri seni lukis itu. Kehadiran Aileen Gallery dengan karya seniman anak memperkuat  Yogyakarta sebagai kota seni dan budaya.
Wawan mengucapkan selamat atas pembukaan Aileen Gallery di Jalan Karanglo Purbayan dan pameran lukisan Solo Art Exhibition ke-5. Kehadirannya dan jajaran organisasi perangkat daerah di wilayah dalam kegiatan itu menunjukan dukungan dan komitmen Pemkot Yogyakarta terhadap perkembangan seni di masyarakat.

Wakil  Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan memukul gong menandai pembukaan Aileen Gallery dan pameran lukisan tinggal  Aileen Nathania Pranata.

“Kita memang concern untuk kemajuan kota, khususnya masalah seni. Kita memang sedang berupaya (memajukan) industri kreatif, kemudian industri seni khususnya,” kata Wawan saat pembukaan Aileen Gallery, Rabu (7/1/2026) sore.
Menurutnya keberadaan Aileen Gallery menjadi salah satu potensi seni di Kotagede. Apalagi menampilkan lukisan-lukisan karya seniman anak kelas 4 SD. Hal itu tentu akan mendukung rencana Pemkot Yogyakarta yang akan menjadikan Kotagede sebagai kota lama di Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat memberikan sambutan pembukaan Aileen Gallery.

“Suatu hal yang luar biasa dan kami mendukung penuh Aileen Gallery. Ini yang bisa menjadi satu destinasi,  tempat santai para seniman dan bicara seni di siniDan ini pameran yang sangat luar biasa. Kami sangat berharap Aileen juga bisa terus fokus dan belajar meng-improve nanti,” paparnya.
Solo Art Exhibition ke-5 Aileen kali ini mengusung tema Cita Arkatama yang bermakna Aileen menjadi cahaya bagi keluarga. Pameran sekaligus merayakan pembukaan Aileen Gallery. Sebagai pameran retrospeksi mengambil karya Aillen sejak usia  6 tahun sampai kini 11 tahun. Sebagian besar lukisan yang dipamerkan mengambil objek manusia, wajah anime dan hewan. Salah satunya wajah ibunya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan melihat hasil karya lukisan Aileen saat pembukaan Aileen Gallery .

“Kalau kita lihat orang menganggap ini anak kecil, tapi sebetulnya sentuhan-sentuhan lukisannya ini sudah punya sesuatu yang khas. Kami hadir di sini menjadi bukti bahwa pemerintah kota mensupport. Bahkan kalau memang ada pameran yang lebih besar, kita bisa fasilitasi tempat seperti di Taman Budaya Embung Giwangan,” tambah Wawan saat melihat pameran lukisan karya Aileen.
Sementara itu Aileen Nathania Pranata merasa senang karya-karyanya bisa ditampilkan di galerinya sendiri yang berada di rumah orangtuanya. Dia menuturkan lukisan yang ditampilkan adalah karya lama dan baru. Salah satu karya paling berkesan bagi Aileen adalah lukisan  berjudul Sumbu Filosofi yang menampilkan sosok wanita Jawa menari dengan latar Gunung Merapi, Tugu Yogyakarta, Papan Jalan Malioboro, gamelan dan keris .

Aileen dengan lukisan-lukisan karyanya salah satunya terkait karakter wajah anime.

“(Inspirasi) Dari foto atau apa saja. Yang paling berkesan ini (sumbu Filosofi) karena ada budayanya Yogya. Dulu belajar melukis sendiri. Lukisan ada goresannya itu kelihatan sekali, kayak bermakna,” ucap Aileen.
Sedangkan pelukis, akedemisi dan kurator sejumlah pameran lukisan Hajar Pamadhi mengatakan karya-karya Aileen luar biasa. Misalnya anime yang tidak bisa dicapai oleh anak-anak seusia Aileen. Menurutnya anak berusia 11 tahun, itu baru mencapai bagaimana menggambar yang baik. Namun Aileen sudah melepaskan dari teori tapi langsung mengekspresikan sesuai.

“Aileen sudah mencoba menggambar orang tapi tidak dari bentuknya utuh. Tetapi mulai dari mata kemudian dibaca karakternya, lalu menjadi orang. Ini luar biasa dan anak-anak di usia sekian tidak mungkin, Aileen bisa seperti itu,” pungkas Hajar  menjadi komentator pameran.