SURABAYA,REDAKSI17.COM— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur memantapkan langkah pemenangan menuju Pemilu dan Pilkada mendatang dalam agenda Silaturahim Pemenangan BP3 DPP PKS bersama DPW PKS Jawa Timur, Selasa (6/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BP3 DPP PKS, Mardani Ali Sera, serta jajaran pengurus DPW, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, pimpinan fraksi, dan struktur pemenangan se-Jawa Timur.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menegaskan bahwa Jawa Timur telah menetapkan target yang jelas dan terukur, yakni perolehan suara dua digit pada Pemilu mendatang serta keberhasilan dalam Pilkada.
“Target dua digit bukan sekadar angka, tapi arah perjuangan yang sedang dan terus kita siapkan secara serius. PKS Jawa Timur ingin naik kelas, tidak hanya kuat di legislatif, tetapi juga mampu melahirkan kepemimpinan eksekutif di daerah,” ujar Bagus.
Ia mengungkapkan, selama ini PKS Jawa Timur relatif kuat di ranah legislatif, namun belum optimal dalam memenangkan posisi kepala daerah. Karena itu, PKS Jatim menargetkan pecah telur kepemimpinan daerah, dengan memanfaatkan peluang Pilkada di sejumlah kabupaten/kota.
“Dari 38 DPD kabupaten/kota di Jawa Timur, terdapat sekitar 15 daerah yang secara syarat memungkinkan mengusung calon. Dari jumlah itu, DPW memutuskan fokus pada 10 daerah sebagai prioritas pemenangan Pilkada,” jelasnya.
Bagus juga menyampaikan bahwa DPW PKS Jawa Timur telah menyusun roadmap dan buku panduan strategi pemenangan hingga 2029, yang akan menjadi pegangan seluruh struktur dan kader dalam menghadapi dinamika sistem pemilu ke depan.
“Situasi politik sangat dinamis, baik terkait sistem pemilu maupun kebijakan nasional. Karena itu, kita tidak menunggu kepastian, tapi menyiapkan diri dengan strategi jangka menengah dan panjang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mardani Ali Sera mengapresiasi kesiapan dan keseriusan PKS Jawa Timur dalam menyusun strategi pemenangan yang berbasis data, target, dan kaderisasi.
“Jawa Timur adalah wilayah strategis. Target yang dipasang PKS Jatim ini menantang. Yang penting adalah konsistensi kerja, soliditas struktur, dan keberanian untuk naik kelas,” ujar Mardani.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pemenangan tidak hanya ditentukan oleh popularitas tokoh, tetapi oleh kerja kolektif struktur, penguatan basis, serta komunikasi politik yang adaptif, termasuk pemanfaatan transformasi digital.
Silaturahim ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi PKS Jawa Timur untuk menyatukan visi, memperkuat militansi kader, dan memastikan seluruh mesin partai bergerak searah menuju target kemenangan yang telah ditetapkan.
Dengan soliditas struktur dan strategi yang matang, PKS Jawa Timur optimistis mampu mencatatkan lompatan signifikan pada Pemilu dan Pilkada mendatang.


