JAKARTA,REDAKSI17.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta secara resmi menetapkan tim formatur untuk menyusun kepengurusan di periode selanjutnya.
Tim formatur itu ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) X DPW PPP DKI Jakarta yang dibuka oleh Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan A. Uskara.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, mengatakan, tim formatur diberikan waktu selama 20 hari untuk melengkapi struktur kepengurusan.
Adapun tim formatur terdiri dari unsur DPW dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
“Tim formatur terdiri dari Ketua dari Jakarta Barat, Dadya dari Jakarta Pusat, Junaidi dari Jakarta Utara, serta satu unsur dari DPP,” kata Saiful yang juga menjadi formatur dari unsur DPW kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Saiful menuturkan, Muswil X PPP DKI Jakarta berlangsung dalam suasana kondusif, penuh kebersamaan, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah mufakat.
Ia berharap hal itu dapat mempercepat proses penyusunan kepengurusan.
“Dengan suasana Muswil yang guyub dan solid, kami optimistis amanat Muswil dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya.
Dikatakannya, penyusunan kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta akan berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO) partai berlambang kabah.
Selain itu, DPW juga membuka ruang partisipasi bagi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membesarkan PPP, khususnya di Jakarta,” ujarnya.
Nantinya, lanjut dia, pihaknya juga akan menjalin komunikasi dengan empat unsur pendiri PPP guna memperoleh arahan dan masukan strategis.
“Empat unsur fusi PPP hingga kini masih eksis. Kami berharap kader-kadernya dapat kembali bergabung dan memperkuat struktur partai di Jakarta,” kata dia.
Setelah struktur kepengurusan DPW dan DPC rampung, DPW PPP DKI Jakarta berencana menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) untuk merumuskan program kerja serta mempersiapkan tahapan Pemilu, termasuk menghadapi verifikasi faktual.
“Konsolidasi organisasi harus segera dituntaskan, karena struktur di tingkat bawah akan menjadi ujung tombak dalam menghadapi seluruh tahapan Pemilu,” kata Saiful.





