Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menghadiri agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kapanewon Ngawen sebagai titik terakhir rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, yang berlangsung di Kantor Kapanewon Ngawen, Senin Siang, (19/1/2026).
Dalam arahannya, Bupati menyoroti sejumlah isu strategis mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, validasi data kemiskinan, hingga inovasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.
“Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama berdasarkan aspirasi masyarakat di berbagai wilayah, bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah telah merencanakan rekonstruksi jalan Ngawen–Simpang 4 Bundel.” ungkap Bupati Endah.
Selain itu, sejumlah titik lain seperti rehabilitasi jalan Tempuran Duren, jalur Jurang Jero–Sambirejo, serta infrastruktur di kawasan Gunung Gambar dan sekitarnya juga masuk dalam agenda penanganan di tahun 2026 dan 2027.
Selain Infrastruktur, Bupati juga meminta jajaran Baperida (Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah) untuk melakukan validasi ketat terhadap data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tercatat mencapai 16.578 unit.
“Data ini harus dipastikan keakuratannya agar perencanaan intervensi melalui APBD, Dana Keistimewaan (DAIS), maupun CSR dapat tepat sasaran.” kata Bupati memberikan arahan.
Selain hunian, fokus juga diberikan pada penanganan stunting dan anak putus sekolah melalui program kesetaraan atau “Sekolah Meneh”. Bupati menekankan pentingnya ijazah bagi masa depan anak-anak Gunungkidul, terutama dalam menghadapi potensi masuknya investor di masa depan.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan yang jujur dan inovatif adalah kunci agar pembangunan di Gunungkidul dapat diselesaikan dengan cepat meskipun anggaran daerah terbatas.




