Money Changer Jual Dolar AS Rp 17.000!/Foto: Andi Hidayat/detikcom
Jakarta,REDAKSI17.COM – Sejumlah money changer di kawasan Jakarta Pusat mulai mengerek harga jual dolar Amerika Serikat (AS). Langkah ini dilakukan seiring naiknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang Paman Sam tersebut.
Berdasarkan data Bloomberg, spot rupiah berada di level Rp 16.954 per dolar AS pada Senin (19/1/2026). Mata uang AS ini tercatat menguat sejak awal perdagangan yang dibuka pada level Rp 16.892.
Kemudian berdasarkan pantauan , money changer mematok harga jual dolar AS lebih tinggi dari nilai tukarnya. Money changer Ayu Masagung misalnya, menjual dolar AS sebesar Rp 17.050.
Hal serupa juga dilakukan oleh Daffa Money Changer di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, misalnya menjual dolar AS di harga Rp 17.050 sekitar pukul 13.40-an. Namun nilai dolar AS ini disebut masih akan berubah mengingat fluktuasi harga.
“Jadi berubah, fluktuatif harganya. Untuk jam segini saja (Rp 17.050),” kata salah seorang karyawan Senin (19/1/2025).
Diketahui sebelumnya, pelemahan nilai tukar rupiah terjadi akibat meningkatnya tekanan di pasar keuangan dunia. Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat berada di level Rp 16.872.
“Tekanan tersebut bersumber dari eskalasi tensi geopolitik, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed ke depan, di tengah kebutuhan valuta asing domestik yang meningkat pada awal tahun,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin G. Hutapea, dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026)





