Home / Olahraga / Anton Fase-Donny Warmerdam Cedera, Manajer PSIM Tepis Isu ‘Kapusan Brosur’

Anton Fase-Donny Warmerdam Cedera, Manajer PSIM Tepis Isu ‘Kapusan Brosur’

Gelandang PSIM Jogja, Donny Warmerdam. Foto: Dok PSIM Jogja

Jogja,REDAKSI17.COM – PSIM Jogja angkat bicara terkait kondisi dua legiun asing asal Belanda, Anton Fase dan Donny Warmerdam, yang saat ini masih berkutat dengan cedera. Keduanya harus menepi cukup lama sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menegaskan cedera yang dialami Anton maupun Donny bukan berasal dari riwayat cedera lama. Anton tercatat absen dalam tiga laga terakhir PSIM, sementara Donny belum sekalipun menjalani debut kompetitif musim ini.

“Nah, tapi untuk Donny itu kebetulan enggak. Jadi Donny itu murni cederanya patah, jadi memang cedera baru,” ujar Razzi kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Razzi memastikan proses rekrutmen pemain yang dilakukan manajemen PSIM musim ini telah melalui tahapan seleksi ketat, termasuk pengecekan kondisi medis dan riwayat cedera.

“Ada aplikasinya dan lain-lain untuk mengecek riwayat pemain. Itu kami mainkan supaya enggak kapusan brosur ‘Londo Prawirotaman’, kan begitu,” ungkapnya.

Winger PSIM Jogja Anton Fase sudah mulai berlatih bersama tim usai pulih dari cedera engkel. Foto diunggah Rabu (29/10/2025). Foto: Dok PSIM Jogja
Terkait cedera Anton Fase, Razzi menyebut insiden tersebut murni terjadi saat sesi latihan. Anton mengalami benturan dengan rekan setimnya, Ikhsan Chan, yang berdampak pada bagian engkel.

“Termasuk Anton. Anton itu kemarin cedera sekali engkel. Itu cedera insiden, bukan karena latihan keras,” jelas Razzi.

“Kalau latihan keras itu biasanya hamstring atau muscle. Itu baru bisa dibilang load latihan terlalu tinggi. Tapi ini bukan,” tambahnya.

Meski demikian, Razzi mengakui kondisi ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen PSIM ke depannya, khususnya dalam proses perekrutan pemain asing.

“Alhamdulillah kita nggak ada pemain yang kita ambil musim ini yang punya riwayat cedera yang berulang. Tapi ini jadi evaluasi buat kita agar lebih hati-hati mencari pemain yang punya riwayat cedera,” katanya.

“Kalau misalnya ACL lalu kena lagi, itu baru kita dibilang kapusan brosur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *