
Lampung,REDAKSI17.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dwita Ria Gunadi, menyoroti kesejahteraan anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) yang bertugas di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, Sabtu (17/1/2026).
Dwita Ria mengungkap keprihatinannya karena anggota MMP, yang berada di garis depan pengamanan kawasan konservasi dan mitigasi konflik satwa liar, hanya menerima insentif Rp240.000 per bulan dan belum mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Mereka menghadapi risiko langsung di lapangan, termasuk konflik dengan satwa liar seperti gajah. Sudah selayaknya kesejahteraan dan perlindungan mereka diperhatikan serius,” tegas Dwita Ria.
Ia juga menyoroti perlunya percepatan mitigasi konflik manusia-gajah di wilayah penyangga TNWK. Menurutnya, pembangunan tanggul atau pagar panahan gajah tidak bisa menunggu skema anggaran multi years.
Dwita Ria mendorong Pemerintah Provinsi Lampung melibatkan perusahaan besar melalui kolaborasi atau CSR untuk mendukung pembangunan tanggul pengaman gajah.
“Konflik manusia-gajah tidak bisa ditunda. Jangan menunggu anggaran bertahun-tahun sementara nyawa manusia terancam. Perusahaan besar di Lampung harus ambil peran,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menangani konflik satwa liar secara komprehensif, mengutamakan keselamatan masyarakat dan perlindungan petugas lapangan, sambil tetap menjaga kelestarian satwa dan ekosistem.
Dwita Ria juga mengingatkan peristiwa tragis 31 Desember lalu, di mana seorang Kepala Desa di Lampung Timur meninggal saat berupaya menghalau gajah liar, sebagai alarm keras agar kejadian serupa tidak terulang.


