
Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Mengawali kalender kegiatan di tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo kembali menggelar agenda rutin Safari Jumat Tingkat Kabupaten. Masjid Al-Barokah, yang terletak di Dusun Bebekan, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, menjadi lokasi perdana dari total 35 titik lokasi yang direncanakan akan disambangi sepanjang tahun ini.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, pada Jumat (23/1/2026), hadir tidak hanya untuk menunaikan ibadah, tetapi juga membawa misi kesejahteraan, serta bantuan kepedulian.

Dalam kunjungan perdana ini, Pemkab Kulon Progo menyalurkan bantuan hibah untuk pembangunan fisik masjid senilai Rp15 juta. Tak hanya itu, melalui sinergi dengan Baznas Kulon Progo, diserahkan pula santunan bagi sembilan warga penerima manfaat (duafa), serta jaminan perlindungan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan bagi dua orang marbot masjid.
Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Setda Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an, menjelaskan bahwa kehadiran bantuan Baznas dan BPJS bagi marbot adalah upaya nyata pemerintah dalam mengikis angka kemiskinan dan memberikan rasa aman bagi warga masyarakat Kulon Progo.
“Kami ingin para marbot masjid, yang mungkin secara ekonomi masih terbatas, memiliki jaminan. Jika terjadi risiko, keluarga yang ditinggalkan tidak semakin susah karena ada santunan kematian hingga Rp42 juta hingga Rp70 juta, serta beasiswa sekolah untuk dua orang anak sampai lulus,” ujar Jazil.
Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko dalam sambutannya menekankan bahwa Safari Jumat adalah media bagi pemerintah untuk hadir dan membersamai masyarakat secara langsung. Di tengah masa pancaroba dan isu kebencanaan seperti _megathrust_ yang sering meresahkan warga pesisir, Ambar berharap masyarakat tetap tenang namun waspada.

“Panjenengan tidak usah risau atau galau dengan isu-isu yang ada. Mari kita bersama-sama berdoa agar Kulon Progo dijauhkan dari bencana dan tetap adem-ayem tentrem,” tutur Ambar.
Ia juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan memperkuat silaturahmi. “Dalam pemerintahan kami insya Allah tidak akan pernah membebani masyarakat. Jika ada masalah, komunikasikan dengan baik mulai dari tingkat Lurah hingga Kabupaten. Kami ingin kita semua guyub rukun membangun Kulon Progo,” tambah Ambar.
Rasa syukur juga diungkapkan Ibu Riatmi, warga Kretek, Glagah, yang menjadi salah satu penerima bantuan biaya hidup dari Baznas Kulon Progo. Bagi lansia yang tinggal di RT 13 RW 07 ini, bantuan tersebut sangat berarti untuk menekan biaya hidup.
“Saya sangat berterimakasih, sudah diberikan perhatian, semoga ini manfaat untuk saya” ungkap Riatmi.
Kegiatan Safari Jumat ini diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan warga, sehingga setiap aspirasi dapat terserap tanpa adanya rasa segan demi mewujudkan Kulon Progo yang lebih sejahtera melalui jalur pendekatan religius.


