
Jakarta,REDAKSI17.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI, Anwar Sadad, mengapresiasi capaian kinerja Kantor Imigrasi Bogor, khususnya peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan keimigrasian. Namun, ia menekankan pentingnya penguatan analisis berbasis data agar capaian tersebut dapat menjadi pijakan kebijakan ke depan.
Menurutnya, laporan kinerja tidak cukup hanya menampilkan angka, tetapi perlu dilengkapi analisis pola dan tren peningkatan layanan, seperti penerbitan paspor dan izin tinggal, serta keterkaitannya dengan aktivitas ekonomi.
Hal itu disampaikan Anwar Sadad usai pertemuan Komisi XIII DPR RI dengan Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Barat dan Kantor Imigrasi Bogor di Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).
“Pola ini harus dipelajari agar penentuan target PNBP ke depan tidak sekadar taken for granted, tetapi menjadi dasar perumusan kebijakan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peningkatan izin tinggal di Bogor yang berkaitan dengan mobilitas warga negara asing untuk wisata maupun kegiatan ekonomi, yang berdampak signifikan pada PNBP. Karena itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan data keimigrasian secara kolaboratif dan terintegrasi lintas instansi.
Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan perlunya komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait perlindungan dan pelayanan bagi pekerja migran Indonesia.
“Dukungan terhadap pekerja migran sebagai bagian dari Asta Cita perlu tergambar lebih jelas dalam laporan kinerja, misalnya melalui kemudahan layanan keimigrasian,” tegasnya.
Anwar Sadad berharap kinerja keimigrasian ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan PNBP, tetapi juga pada perlindungan warga negara dan penguatan kebijakan nasional.



