Home / Kesehatan dan Life Style / Mitos atau Fakta, Minum Es Teh Bisa Bikin Gemuk

Mitos atau Fakta, Minum Es Teh Bisa Bikin Gemuk

Ditinjau oleh dr. Caisar Dewi Maulina

Es teh tawar bebas kalori sehingga tidak memicu kenaikan berat badan, namun penambahan gula secara berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori yang berisiko menyebabkan kegemukan.

Es teh merupakan salah satu minuman favorit banyak orang Indonesia, terutama di saat cuaca sedang panas dan terik. Mengonsumsi minuman dingin tersebut tentu bisa melegakan dahaga sekaligus memberi kesegaran untuk melanjutkan aktivitas.

Namun, pernahkah kamu mendengar perkataan bahwa sering mengonsumsi minuman dingin atau es bisa bikin gemuk? Nyatanya, selain makanan, beberapa jenis minuman memang bisa berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

Sebelum kamu merasa bersalah mengonsumsi es teh, ada baiknya kamu simak dulu fakta di balik kepercayaan yang banyak beredar di masyarakat tersebut di sini!

Benarkah Minum Es Teh Bisa Bikin Gemuk?

Faktanya, es teh tanpa tambahan gula adalah minuman bebas kalori. Hal itu berarti mengonsumsi minuman tersebut tidak akan membuat kamu gemuk.

Sebaliknya, teh tanpa pemanis bisa menjadi salah satu pilihan minuman sehat bagi kamu yang sedang diet, untuk melepas dahaga.

Bahkan, bila kamu menyeruput teh hijau sepanjang hari, berat badan kamu malah mungkin bisa turun beberapa kilogram.

Sebuah meta-analisis tahun 2009 yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity (London) menemukan bahwa senyawa katekin dakam teh hijau bisa menurunkan berat badan dan mempertahankan berat badan secara signifikan.

Di antara studi tahun 2013 terhadap orang dewasa dengan diabetes, konsumsi teh hijau tidak hanya dikaitkan dengan penurunan berat badan tetapi juga penurunan tekanan darah sistolik.

Namun, bila kamu menambahkan gula ke dalam segelas teh kamu, jangan kaget bila angka di timbangan mulai bergerak ke arah yang salah. Apalagi bila kamu sering meminumnya.

Tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition juga menemukan bahwa mengonsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula, termasuk es teh, sangat terkait dengan penambahan berat badan.

Jadi, kesimpulannya, bukan es teh yang bisa bikin gemuk, melainkan tambahan gula di dalamnya yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain es teh ada juga berbagai minuman sehat yang bisa kamu konsumsi sehari-hari. Simak informasi selengkapnya pada artikel berikut ini: Tak Harus Mahal, 6 Daftar Jus yang Bagus untuk Diet.

Tips Minum Es Teh yang Tidak Bikin Gemuk

Bila kamu salah satu orang yang suka mengonsumsi es teh, tidak perlu khawatir berat badan akan meningkat.

Berikut tips minum teh yang tidak membuat badan gemuk:

1. Jangan tambahkan gula

Es teh manis memang terasa lebih nikmat dibanding es teh tawar. Namun ingat, tambahan gula berarti tambahan kalori untuk tubuh kamu yang bisa meningkatkan berat badan.

Karena itu, usahakan untuk tidak menambahkan gula setiap meminumnya. Kamu bisa menambahkan sedikit perasan jus lemon ke dalam minuman tersebut untuk menambah rasa tanpa banyak kalori bila kamu tidak menyukai teh tawar.

2. Pilihlah teh hijau

Bila ingin minum, pilihlah teh hijau daripada teh hitam biasa, karena mungkin lebih efektif untuk menurunkan berat badan.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kandungan antioksidan di dalamnya yang bernama katekin dipercaya bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Sedangkan proses pengolahan teh hitam bisa menurunkan jumlah katekin ini dengan mengubahnya menjadi senyawa lain.

Selain itu, kombinasi kandungan kafein yang terdapat dalam teh hijau juga bisa meningkatkan pembakaran lemak.

Jadi kombinasi kafein dan katekin bisa meningkatkan hasil penurunan berat badan kamu.

3. Ganti minuman bersoda dengan es teh tawar

Mengganti minuman berkalori tinggi dengan teh tanpa juga tampaknya bisa menjadi ide yang baik untuk menurunkan berat badan.

Misalnya, kamu bisa menghemat 227 kalori dengan mengganti minuman soda non-diet seberat 590 mililiter dengan teh tawar. Menukar kopi susu dengan es teh tanpa pemanis juga bisa menghemat 265 kalori.

Kurangilah dua atau tiga soda lebih sedikit setiap hari dan itu mungkin cukup untuk menghasilkan defisit 500 kalori harian yang kamu butuhkan untuk menurunkan 0,45 kilogram dalam seminggu.

Apa Manfaat Minum Es Teh?

Jika dikonsumsi tanpa atau dengan sedikit gula, es teh ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Menjaga hidrasi tubuh: Es teh membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik. Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, kelelahan, dan gangguan pencernaan.
  • Meningkatkan antioksidan: Teh kaya akan polifenol dan senyawa seperti epigallocatechin gallate (EGCG) yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat memicu berbagai penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.
  • Menguatkan jantung: Konsumsi teh telah dikaitkan dengan peningkatan kesehatan kardiovaskular. Teh dapat membantu menurunkan risiko hipertensi, stroke, dan pengerasan arteri.
  • Merilekskan saraf dan mengurangi stres: Minum teh dapat membantu menurunkan hormon stres dan memberikan efek relaksasi. Kandungan L-theanine dalam teh, berperan penting untuk memberikan efek menenangkan pada sistem saraf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *