Surabaya,REDAKSI17.COM – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur (DPD PDIP Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, dengan menggelar rangkaian kegiatan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan langsung atas Instruksi DPP PDI Perjuangan tentang program ‘Merawat Pertiwi’ sebagai wujud nyata keberpihakan partai terhadap kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan masa depan bangsa.
Rangkaian kegiatan meliputi potong tumpeng dan doa bersama rakyat, penanaman pohon, kerja bakti lingkungan, pelepasan dan penebaran benih ikan di sungai, waduk, dan sumber air, serta pelepasan burung ke alam bebas dengan memperhatikan kelayakan habitat dan jenis burung yang dilindungi.
Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari semangat gotong royong dan kebersamaan rakyat bersama PDI Perjuangan.
Di Kota Surabaya, kegiatan dipusatkan pada Rabu malam (22/1/2026) dengan prosesi potong tumpeng di Gedung Wanita Surabaya sebagai puncak doa dan tasyakuran.
Usai itu, para kader melanjutkan aksi lingkungan dengan menanam pohon, menebar benih ikan, serta melepas burung ke alam bebas di kawasan Waduk Tirta Adhyaksa.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen partai dalam menjaga keseimbangan alam, ketahanan ekosistem perkotaan, dan keberlanjutan sumber daya air.
Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, menegaskan bahwa ‘Merawat Pertiwi’ bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan program ideologis yang mencerminkan jati diri PDI Perjuangan.
“Merawat Pertiwi adalah ajaran langsung Ibu Megawati kepada seluruh kader. Menanam pohon, membersihkan lingkungan, menebar ikan, dan melepas burung adalah ekspresi cinta kepada bumi dan tanggung jawab moral kepada generasi mendatang. Inilah cara kami memaknai ulang tahun Ketua Umum kami, dengan kerja nyata yang berpihak pada rakyat dan alam,” tegas Said.
Menurut Said, semangat ini sejalan dengan keteladanan Megawati Soekarnoputri yang dikenal memiliki dedikasi tinggi dan kecintaan mendalam terhadap alam.
“Ibu Megawati selalu menekankan bahwa menjaga keseimbangan alam adalah bagian dari menjaga kehidupan itu sendiri. Karena itu, seluruh kader PDI Perjuangan Jawa Timur bergerak serentak sebagai bentuk penghormatan, pengabdian, dan rasa syukur kepada beliau,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Said Abdullah juga menyampaikan doa dan harapan keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur.
“Kami mendoakan agar Ibu Megawati senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan lahir dan batin, serta selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Semoga beliau terus menjadi sumber keteladanan, pemersatu bangsa, dan penuntun moral bagi seluruh kader PDI Perjuangan,” kata Said.
Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menambahkan bahwa seluruh struktur partai di Jawa Timur melaksanakan kegiatan ini secara disiplin dan serempak sesuai instruksi DPP.
“Mulai dari Surabaya, Nganjuk, Pasuruan, hingga berbagai daerah lain di Jawa Timur, seluruh kader bergerak bersama. Di Nganjuk, kader melakukan penanaman pohon, aksi bersih lingkungan, serta pelepasan burung bersama warga. Di Pasuruan, penanaman bibit pohon, pelepasan benih ikan, dan pelepasan burung ke alam bebas dilakukan di titik-titik sumber mata air dan kawasan penyangga ekosistem,” jelas Deni.
Deni menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan politik ekologis bagi masyarakat.
“Kami ingin publik melihat bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal tanggung jawab menjaga ruang hidup bersama. PDI Perjuangan hadir untuk merawat bumi, merawat rakyat, dan merawat masa depan,” imbuhnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri di Jawa Timur ditutup dengan doa bersama dan pembagian tumpeng kepada masyarakat di berbagai daerah sebagai simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan kedekatan partai dengan rakyat.
Semangat ‘Merawat Pertiwi’ diharapkan terus hidup sebagai napas perjuangan PDI Perjuangan dalam mengawal pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan berkeadaban.





