Home / Aneka WarNA / Do’a Saat Putus Asa

Do’a Saat Putus Asa

 

Setiap manusia pasti memiliki harapan, impian, dan tujuan hidup yang ingin dicapai. Namun dalam perjalanan hidup, tidak semua usaha berjalan sesuai rencana. Ada kalanya kegagalan datang silih berganti hingga membuat hati lelah dan hampir kehilangan harapan.

Dalam Islam, kondisi putus asa bukanlah akhir dari segalanya. Justru di saat itulah seorang Muslim dianjurkan untuk kembali mendekat kepada Allah SWT melalui doa. Karena sejatinya, Allah tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan hamba-Nya.

Lalu, doa apa saja yang bisa dibaca saat hati sedang putus asa? Berikut ini beberapa doa saat putus asa lengkap dengan bacaan latin dan artinya.

1. Doa dari Surat Al-Insyirah Ayat 1–8

Bacaan latin:

Alam nasyrah laka shadrak.
Wa wadha’naa ‘anka wizrak.
Alladzi anqadha zhahrak.
Wa rafa’naa laka dzikrak.
Fa inna ma’al ‘usri yusraa.
Inna ma’al ‘usri yusraa.
Fa idzaa faraghta fanshab.
Wa ilaa rabbika farghab.

Artinya:

“Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad), dan Kami telah menghilangkan beban darimu yang memberatkan punggungmu, dan Kami tinggikan sebutan (nama)-mu. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

Ayat ini menjadi penguat hati bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan, meskipun terkadang kemudahan itu belum langsung terlihat.

2. Memulai Doa dengan Pujian kepada Allah dan Shalawat

Rasulullah SAW mengajarkan adab berdoa, yaitu dengan memulai doa dengan memuji Allah SWT dan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Beliau bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu berdoalah sesuai kehendaknya.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan dishahihkan Al-Albani)

Pujian kepada Allah bisa dibaca melalui Asmaul Husna yang sesuai dengan hajat kita. Misalnya:

  • Yaa Rahman (Maha Pengasih)
  • Yaa Rahiim (Maha Penyayang)
  • Yaa Baasith (Maha Melapangkan)

Setelah itu, lanjutkan dengan shalawat dan sampaikan doa terbaik kita kepada Allah SWT.

3. Larangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

Allah SWT dengan tegas melarang hamba-Nya untuk berputus asa dari rahmat-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an Surat Az-Zumar ayat 53:

Bacaan latin:

Qul yaa ‘ibaadiyalladziina asrafuu ‘alaa anfusihim laa taqnathuu mir rahmatillaah. Innallaaha yaghfirudz dzunuuba jamii’aa. Innahuu huwal ghafuurur rahiim.

Artinya:

“Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.’”

Ayat ini menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun masalah yang kita hadapi, rahmat Allah selalu lebih besar.

Penutup

Itulah beberapa doa saat putus asa lengkap dengan bacaan latin dan artinya. Saat hidup terasa berat dan jalan terasa sempit, jangan menyerah. Angkat tangan, panjatkan doa, dan yakinlah bahwa pertolongan Allah SWT selalu dekat.

Semoga bermanfaat dan menjadi penguat hati untuk kita semua.
Tetap semangat dan jangan berputus asa,Hub 087849378899 untuk pendampingan metode doa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *