Home / Nasional / Jusuf Kalla Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Ekonomi dan Perkuat Solidaritas Bangsa

Jusuf Kalla Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Ekonomi dan Perkuat Solidaritas Bangsa

Jakarta,REDAKSI17.COM – Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai bulan suci Ramadhan tidak hanya sebagai ibadah personal. JK, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum strategis. Ini adalah kesempatan berharga untuk meningkatkan kehati-hatian sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi bangsa yang sedang menghadapi berbagai tantangan.

Ajakan penting ini disampaikan oleh Jusuf Kalla dalam sebuah acara Pelatihan Akustik Masjid yang berlangsung di Paragon Community Hub, Jakarta, pada hari Minggu. Acara tersebut sukses menarik perhatian dan dihadiri oleh sekitar 109 peserta dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari berbagai wilayah. Dalam kesempatan tersebut, JK secara khusus menyoroti kondisi masyarakat dan alam yang saat ini penuh dengan tantangan, menyerukan kesadaran kolektif untuk menghadapinya.

Menurut JK, situasi sulit yang dihadapi saat ini menuntut adanya kerja keras yang berkelanjutan dan dukungan timbal balik antar sesama anggota masyarakat. Hal ini tidak hanya berlaku dalam aspek ibadah semata, tetapi juga sangat krusial dalam upaya membangun dan memulihkan kondisi sosial serta ekonomi negara. Masyarakat diajak untuk senantiasa saling mendoakan agar roda perekonomian dapat terus bergerak maju dengan baik dan stabil.

Pentingnya Kehati-hatian dan Kerja Keras untuk Stabilitas Ekonomi

Jusuf Kalla secara tegas menyatakan bahwa bulan suci Ramadhan harus mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi berbagai situasi yang tidak menentu. Kondisi masyarakat dan alam yang penuh tantangan menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap individu dan komunitas. Kehati-hatian ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan hidup, baik secara individu maupun kolektif.

Pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional memerlukan komitmen kerja keras yang tidak pernah berhenti dan dilakukan secara berkelanjutan. Meskipun tantangan yang ada tidaklah ringan dan seringkali kompleks, JK menekankan bahwa upaya kolektif dan berkelanjutan adalah kunci utama untuk mengatasinya. Banyak ahli ekonomi juga mengakui bahwa Indonesia, seperti banyak negara lain, sedang berada dalam situasi ekonomi global yang cukup sulit.

Oleh karena itu, peran serta aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi hambatan ekonomi yang ada. Solidaritas dan semangat gotong royong harus terus dipupuk demi mencapai tujuan bersama, yaitu kemajuan ekonomi yang stabil dan merata. Ini adalah Ramadhan Momentum Ekonomi untuk bangkit, berinovasi, dan memperkuat fondasi perekonomian bangsa.

Ramadhan sebagai Katalisator Solidaritas dan Pembangunan Berkelanjutan

Jusuf Kalla menegaskan bahwa makna Ramadhan tidak boleh hanya terbatas pada peningkatan ibadah personal semata, seperti puasa dan salat. Lebih dari itu, bulan suci ini harus menjadi sarana efektif untuk memperkuat solidaritas sosial di antara sesama warga negara. Ramadhan juga berperan penting dalam membangun masyarakat secara menyeluruh, mencakup aspek-aspek kemanusiaan dan ekonomi.

Konsep ini menggarisbawahi bahwa ibadah dalam Islam memiliki dimensi sosial yang sangat kuat dan mendalam. Melalui puasa dan amalan lainnya, umat Muslim diajak untuk merasakan empati terhadap sesama yang kurang beruntung dan meningkatkan kepedulian sosial. Ini merupakan kesempatan emas untuk merefleksikan dan mengimplementasikan nilai-nilai kebersamaan serta tolong-menolong.

Dengan demikian, Ramadhan berfungsi sebagai katalisator yang kuat untuk menciptakan masyarakat yang lebih bersatu, kuat, dan berdaya. JK mengajak agar setiap individu dan komunitas berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi. Ini adalah Ramadhan Momentum Ekonomi untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi bangsa.

Sumber: AntaraNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *